Virus Corona di Jambi
Dampak Virus Corona, Penjualan Ikan Laut di Pasar Angso Duo Makin Sedikit
Virus corona juga berimbas pada penjualan ikan laut yang semakin sulit didapat di pasar.
Penulis: Ade Setyawati | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Virus corona juga berimbas pada penjualan ikan laut yang semakin sulit didapat di pasar.
Selama wabah virus corona (Covid-19), ikan laut mulai sulit ditemukan di Pasar Angso Duo. Hanya beberapa pendagang yang menjualnya, Sabtu 25 April 2020.
Bahkan untuk udang dan kepiting terlihat hanya satu orang yang menjual. Sementara untuk kerang sama sekali tidak terlihat di Pasar Angso Duo.
“Kalau persediaan ikan laut sedikit, karena ikan laut sekarang susah masuk semenjak korona, prosesnya lebih panjang dari sebelumnya,” jelas Fahrul Islam selaku penjual ikan laut di Angso Duo.
• KASN Belum Balas Surat Keberatan Pemprov Jambi Soal 6 Pejabat Eselon II yang Dicopot
• Pasien Positif Covid-19 Terus Bertambah, Wali Kota Jambi Ungkap Identitas Pasien 09
• Peduli Wabah Corona, Komisioner Bawaslu Bagikan Puluhan Paket Sembako pada Warga Terdampak Covid-19
Tidak hanya persediaan ikan laut yang sedikit, tetapi juga pembeli ikan yang semakin berkurang, karena persediaan ikan laut yang sedikit membuat harga ikan laut naik.
“Untuk harga ada yang normal, ada juga yang naik, ya faktornya karena ikan laut sulit masuk, jadi persediaan sedikit, makanya harga ikan naik,” tambahnya.
Untuk harga, ada yang mengalami kenaikan, meskipun mayoritas masih di harga normal.
“Sebelumnya udang yang harganya Rp 50 kalau sekarang Rp70 ribu, udang yang besar masih tetap Rp100, kalau kepiting tidak ada kenaikan, yang besar itu rajungan tetap Rp60 sekilo, kalau kepiting yang kecil Rp40 sekilo” ucapnya.
Dia juga mengatakan di sini kita semua sama-sama berdoa semoga cepat berakhir musibah ini, agar pasar cepat kembali seperti semua lagi.