Ini yang Terjadi Selama Jakarta PSBB, Berlaku 14 Hari sampai 23 April 2020

"Dalam satu kendaraan roda empat atau lebih, jumlah penumpang yang bisa naik bersamaan adalah 50 persen dari kapasitas kursinya," ujar Anies

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Ilustrrasi penumpang di bandara 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan penerapan Jakarta PSBB ( Pembatasan Sosial Berskala Besar )

Pemberlakuan Jakarta PSBB selama 14 hari, sampai 23 April 2020.

Jumlah penumpang kendaraan pribadi dikurangi 50 persen dari jumlah kursi selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Jakarta. ( Jakarta PSBB )

Mulai Jumat Jakarta PSBB, Semua Pusat Perbelanjaan di Ibu Kota Tidak Beroperasi

Kematian Akibat Corona di AS Tertinggi Kedua di Dunia, Hingga Rabu (8/4) Lampaui 14.600 Orang

Tembus di Bawah Rp16.000, Gubernur BI Perry Warjiyo: Performa Rupiah akan Membaik 

Anies mencotohkan, mobil dengan kapasitas enam kursi hanya boleh ditumpangi maksimal tiga orang.

"Dalam satu kendaraan roda empat atau lebih, jumlah penumpang yang bisa naik bersamaan adalah 50 persen dari kapasitas kursinya," ujar Anies dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/4/2020) malam.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta mewajibkan semua penumpang kendaraan pribadi memakai masker. Setiap warga yang keluar rumah, kata Anies wajib memakai masker.

"Semua harus menggunakan masker," kata Anies.

PSBB Jakarta akan diterapkan mulai Jumat (10/4/2020).

PSBB diterapkan selama 14 hari atau sampai 23 April 2020 dan bisa diperpanjang. PSBB diterapkan untuk mengendalikan penyebaran virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2) penyebab Covid-19.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengumumkan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan menerapkan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta secara efektif mulai Jumat (10/4/2020).

Halaman
123
Editor: duanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved