Breaking News:

Ingat Brenton Harrison Tarrant, Pelaku Penembakan yang Live FB di Selandia Baru? Nasibnya Pengadilan

Hakim memutuskan dia menjalani persidangan melalui telekonferensi dari penjara dengan tingkat pengamanan tinggi di Auckland.

IST
Brenton Harrison Tarrant yang menembaki jamaah masjid di Selandia Baru 

Insiden berdarah itu terjadi pada 15 Maret 2019.

Saat itu Tarrant yang membawa berbagai macam senjata api menembaki jemaah Masjid Linwood dan Masjid Al Noor di Christchurch, ketika umat Muslim tengah menunaikan salat Jumat.

Sebanyak 51 orang meninggal dalam kejadian tersebut, termasuk seorang warga Indonesia, Lilik Abdul Hamid. Mendiang adalah teknisi pesawat terbang yang bermukim di negara tersebut bersama keluarganya.

Jenazahnya dimakamkan di Selandia Baru.

Selain itu, 40 orang terluka akibat perbuatan Tarrant.

Di antara korban luka yang saat ini masih hidup adalah seorang warga Indonesia, Zulfirmansyah, dan anak laki-lakinya yang ketika itu tengah Salat Jumat di Masjid Linwood.

Tarrant yang sebenarnya adalah warga Australia juga merekam aksi tersebut dan menayangkan secara langsung melalui media sosial Facebook.

Brenton Tarrant saat dihadirkan di Pengadilan Christchurch, Selandia Baru
Brenton Tarrant saat dihadirkan di Pengadilan Christchurch, Selandia Baru (montase (Sumber : NZ Herald, girlaskguys, Facebook))

Dia juga mengunggah manifesto beberapa saat sebelum kejadian yang memperlihatkan dia adalah penganut ideologi ekstrem kanan.

Dia ditangkap ketika hendak menuju masjid lain yang menjadi target selanjutnya.

Dia sempat terlibat aksi kejar-kejaran menggunakan mobil dengan polisi Selandia Baru.

Halaman
123
Editor: Suci Rahayu PK
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved