Berita Nasional
Luhut Binsar Pernah Terdiam Kala Benny Moerdani Marah hingga Takut Bertanya: Saya Jenderal Bintang 4
Luhut Binsar Pernah Terdiam Kala Benny Moerdani Marah hingga Takut Bertanya: Saya Jenderal Bintang 4
Luhut Binsar Pernah Terdiam Kala Benny Moerdani Marah hingga Takut Bertanya: Saya Jenderal Bintang 4
TRIBUNJAMBI.COM - Nama Jenderal Purnawirawan, Luhut Binsar Panjaitan sangat di kenal di Indonesia, terlebih dirinya merupakan 'kaki tangan' Presiden joko Widodo (Jokowi).
Punya reputasi militer yang dikenal dengan sebutan Jenderal Tempur.
Luhut Binsar Panjaitan ternyata memiliki rekam jejak mumpuni selama berkarir di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Jenderal TNI (HOR) (PURN) Luhut Binsar Pandjaitan kini menjadi sosok penting di era pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Luhut Binsar Pandjaitan selalu menjadi pembela Jokowi ketika lawan politik mulai melancarkan kritikannya.
Wajar saja karena Luhut Binsar Pandjaitan adalah bagian dari pemerintahan Jokowi.
• Meski Jadi Jenderal Kesayangan Soeharto, Nasib Benny Moerdani Tragis Kala Peringati Anak Pak Harto
• KISAH Benny Moerdani Nyaris Tewas Tertembak Saat Pimpin Kopassus Operasi Naga Bebaskan Irian Barat
• Satuan Misterius di Kopassus dan Kegelisahan Benny Moerdani, Akhirnya jadi Pasukan Rahasia
Luhut Binsar Pandjaitan kini didapuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman.
Sebelum terjun di dunia politik, Luhut Binsar Pandjaitan adalah seorang tentara.
Kariernya di dunia militer cukup panjang.
Luhut Binsar Pandjaitan merupakan lulusan terbaik Akmil 1970.
Luhut memulai karier militernya di Korps Kopassandha yang kini bernama Kopassus.
Sayangnya karier militer Luhut Binsar Pandjaitan tidak berjalan mulus.
• Jokowi Berani Tanggapi Ancaman dari China Soal Pembatasan Impor: Kepentingan Nasional Nomor Satu
• SBY Beri Restu, Demokrat Siap Dukung Gibran, Putra Sulung Jokowi di Pilkada Solo Tanpa Syarat
• Tayang Live Streaming Mata Najwa di Trans 7 Malam Ini Bahas Soal Virus Corona, Tema Menangkal Corona
Lulusan terbaik, mengikuti berbagai macam pendidikan di luar negeri dan berpartisipasi dalam berbagai operasi tempur, tidak membuat Luhut mendapatkan jabatan yang moncer di TNI AD.
Luhut tak pernah menjadi Danjen Kopassus, Kasdam dan Pangdam.
Luhut mengungkapkan alasan mengapa dirinya tak pernah mendapatkan jabatan strategis di TNI AD.
Ternyata semua berawal dari faktor kedekatannya dengan sosok jenderal satu ini.