Selasa, 21 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Viral

Heboh Mikrofon Mati Saat Sidang PBB Bahas Palestina, Pidato Prabowo Disorot

Presiden Indonesia Prabowo Subianto, mengalami gangguan mikrofon saat menyampaikan pidato terkait isu Palestina

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Ist
SIDANG PBB.Sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Indonesia Prabowo Subianto, mengalami gangguan mikrofon saat menyampaikan pidato terkait isu Palestina dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (23/9/2025). 

TRIBUNJAMBI.COM - Sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Indonesia Prabowo Subianto, mengalami gangguan mikrofon saat menyampaikan pidato terkait isu Palestina dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (23/9/2025).

Suara Prabowo tiba-tiba terputus ketika membahas rencana pengiriman pasukan penjaga perdamaian ke Gaza. 

Gangguan itu sempat membuat ruangan hening dan penerjemah kesulitan melanjutkan pidato.

 Beberapa detik kemudian, audio kembali normal.

Insiden serupa terjadi pada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney.

 Dikutip dari TRT World, Erdogan sempat kehilangan suara saat mengecam genosida Israel di Gaza.

 Penerjemah mengatakan, "Tidak bisa mendengar Presiden, suaranya hilang."

Kejadian paling dramatis dialami Carney sehari sebelumnya. 

Saat mengumumkan pengakuan resmi Kanada terhadap Palestina, mikrofonnya mati sesaat setelah ia berkata, "Dalam konteks ini, Kanada mengakui negara Palestina.

" Pernyataan itu disambut tepuk tangan delegasi, meski audio terputus.

Staf teknis PBB menyebut gangguan disebabkan masalah peralatan di aula Majelis Umum, yang digunakan oleh puluhan pemimpin dunia selama sesi tingkat tinggi. 

Mereka menegaskan tidak ada indikasi adanya campur tangan yang disengaja.

Meski terganggu secara teknis, substansi pidato para pemimpin tetap tersampaikan.

 Prabowo menegaskan Indonesia siap mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Gaza dan mendukung solusi dua negara.

 Erdogan memperingatkan tindakan Israel sebagai genosida, sementara Carney menandai babak baru dengan pengakuan Palestina oleh Kanada.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved