Berita Muarojambi

Mantan Lurah Tanjung, Kumpeh Ilir, Dititipkan di Lapas Jambi, Tersangka Dugaan Korupsi Program RTLH

Mantan Lurah Tanjung, Kumpeh Ilir, Dititipkan di Lapas Jambi, Tersangka Dugaan Korupsi Program RTLH

Mantan Lurah Tanjung, Kumpeh Ilir, Dititipkan di Lapas Jambi, Tersangka Dugaan Korupsi Program RTLH
Tribunjambi.com/Samsul Bahri
Mantan Lurah Tanjung, Kumpeh Ilir, Dititipkan di Lapas Jambi, Tersangka Dugaan Korupsi Program RTLH 

Mantan Lurah Tanjung, Kumpeh Ilir, Dititipkan di Lapas Jambi, Tersangka Dugaan Korupsi Program RTLH

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Kejaksaan Negeri Muarojambi (Kejari) menerima pelimpahan tersangka beserta barang bukti dari penyidik Polres Muarojambi dalam perkara tindak pidana korupsi yang dilakukan mantan Lurah Tanjung, Kecamatan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muarojambi.

Pelimpahan tahap dua ini dilakukan Rabu (15/1/2020) di Kantor Kejari Muarojambi.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kajari Muarojambi, Sunanto yang didampingi oleh Kasi Pidsus, Rudy Firmansyah dan Kasi Intel Kejari Muarojambi, Novan Harpanta.

"Hari ini kita menerima tersangka dan barang bukti yang diserahkan oleh penyidik dari Polres Muarojambi yang insial namanya AM," kata Kajari Muarojambi.

Mantan Lurah Tanjung, Kecamatan Kumpeh Ilir dilimpahkan ke Kejari Muarojambi
Mantan Lurah Tanjung, Kecamatan Kumpeh Ilir dilimpahkan ke Kejari Muarojambi (Tribunjambi.com/Samsul Bahri)

Lebih lanjut disampaikan Sunanto, perkara tersebut terkait dengan dugaan korupsi program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Kementrian Sosial tahun anggaran 2016 di Kelurahan Tanjung.

Sementara itu, AM menjabat sebagai Lurah Tanjung dari tahun 2014.

"AM kita serahkan ke LP Jambi untuk pemeriksaan berikutnya dan sidang yang akan datang. Adapun atas perkara tersebut kerugian negara berdasarkan audit inspektorat lebih kurang sebesar Rp 93 juta," ujarnya.

Dari pemberitaan sebelumnya, perkara tersebut berawal dari ada dua kelompok yang memperoleh bantuan RTLH dari Kemensos, yakni kelompok Tanjung I dan Tanjung II.

Rusak Parah, PU Janjikan 2021 Bangun Jalan Renah Pemetik, Mensediar : Janji Ini Saya Pegang

Ungkap Dua Perkara Korupsi, Polres Bungo Selamatkan Ratusan Juta Uang Negara

Ada Harga Untuk Jadi Anggota Keraton Agung Sejagat, dari Rp3 Juta hingga Rp30 Juta Untuk Jabatan Ini

Tiap kelompok terdiri dari delapan orang dan menerima gelontoran dana total Rp240 juta.

Halaman
12
Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved