Makin Populer, Keto Malah Dapat Peringkat Diet Terburuk, Ada Risiko Penyakit Jantung

Setiap tahun, US News & World Report membuat peringkat diet terbaik dan terburuk untuk tahun mendatang. Tahun ini, diet ketogenik lagi-lagi menduduki

Makin Populer, Keto Malah Dapat Peringkat Diet Terburuk, Ada Risiko Penyakit Jantung
Kompas.com
Ilustrasi diet keto(pamela_d_mcadams) 

TRIBUNJAMBI.COM- Setiap tahun, US News & World Report membuat peringkat diet terbaik dan terburuk untuk tahun mendatang.

Tahun ini, diet ketogenik lagi-lagi menduduki peringkat yang terburuk dalam beberapa kategori, meskipun popularitasnya terus berlanjut.

Pola makan tinggi lemak, rendah karbohidrat, memang sangat populer dalam beberapa tahun terakhir.

Penganut diet ini mampu menurunkan berat badan, meningkatkan energi, dan indikator lain secara keseluruhan dengan mengubah tubuh ke keadaan ketosis, di mana makanan yang mengandung lemak akan terbakar menjadi energi, bukannya gula.

Mantan Istri Sule Meninggal Dunia, Ayah Rizky Febian: Saya Pikir Allah Sayang Sama Dia

Minta Prabowo Tegas Terhadap Pemerintah China, Politisi PKS : Kalau Lembek Semakin Direndahkan

Baju Wisatawan Basah Kuyup namun Selamat, Kapal Wisata Tenggelam Pulau Bidadari Labuan Bajo

Tetapi, menurut panel yang terdiri dari ahli gizi dan spesialis di bidang diabetes, kesehatan jantung, dan penurunan berat badan, diet keto mendapatkan peringkat terburuk untuk makan sehat dan peringkat kedua secara keseluruhan.

Peringkat tersebut didasari pada tujuh katagori, di mana setiap jenis diet dinilai pada skala dari satu hingga lima.

Ketujuh katagori tersebut adalah kelengkapan nutrisi, kemudahan melakukan diet, potensi penurunan berat badan jangka panjang dan jangka pendek, keamanan dan kemungkinan efek samping, serta potensi untuk membantu mencegah penyakit seperti jantung dan diabetes.

Diet keto dinilai buruk bagi kesehatan jantung.

Sebab, banyak bentuk diet keto bergantung pada lemak jenuh, seperti mentega dan daging merah.

Makanan tersebut dapat berkontibusi pada risiko penyakit jantung, Diet ini pun mendapat peringkat rendah untuk keberlanjutan.

Halaman
123
Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved