GEGER Istri Tembak Suami Lalu Pilih Bunuh Diri, Anak Ungkap Kondisi Rumah Tangga yang Harmonis

Siapapun yang menderita kanker stadium akhir pasti diwarnai kesedihan karena tak lama lagi hidupnya mungkin akan berakhir. Sama halnya dengan

Editor: rida
TRIBUNNEWS
Polisi dan tetangga melihat langsung tempat kejadian 

TRIBUNJAMBI.COM- Siapapun yang menderita kanker stadium akhir pasti diwarnai kesedihan karena tak lama lagi hidupnya mungkin akan berakhir.

Sama halnya dengan wanita bernama Pilaiwan Kimaphan (38) dari Provinsi Chachoengsao, Thailand yang didiagnosis menderita kanker sinus stadium akhir ini.

Dokter mengatakan pada Pilaiwan tidak punya waktu banyak dan sekarang sudah terlambat untuk menyelamatkan hidupnya.

Jelang Tahun Baru Lalu Lintas di Sarolangun Meningkat, Banyak Pemudik dari Jawa ke Sumatera Utara

TAK Peduli Istri Baru Pulang Kerja, Suami Tega Lakukan KDRT Pakai Rantai dan Besi Panjang

BREAKING NEWS Oknum di Polres Batanghari Ditembak Petugas Polda Jambi, Illegal Drilling Batanghari

Jadi mengetahui hal itu dia sedih dan hal yang paling membuatnya sedih adalah takut jika suaminya menikah lagi jika ia meninggal.

Tetangganya mengatakan, "Tuan Montree (suami Pilaiwan) sangat populer di kalangan wanita di daerah itu." 

"Tapi dia sangat mencintai keluarganya, dan pandai merawat istri serta anaknya, bahkan saat Pilaiwan sakit parah hingga tubuhnya menjadi kurus," katanya.

"Tapi Pilaiwan selalu khawatir tenyang suaminya jika memiliki wanita lain, karena dia cukup tampan dan memiliki banyak uang," jelasnya.

Hingga akhirnya dugaan ketakutan itu menjadi sebuah petaka besar bagi keluarga Pilaiwan dan Montree.

Wanita ini nekat lakukan hal mengerikan karena takut suaminya punya istri lagi
Wanita ini nekat lakukan hal mengerikan karena takut suaminya punya istri lagi ()

KRONOLOGI Maia Estianty Ditipu Ojek Online, Saldo Gopay Hilang Hingga Kartu Kredit Nyaris Terkuras

Terungkap Meski Kondisi Keuangan Buruk, Jiwasraya Gelontorkan Rp 13,5 Miliar Buat Manchester City

Ini Kata Ketua GOW Bungo Saat Puncak Peringatan Hari Ibu

Pada 15 Desember 2019, Pilaiwan ditemukan tewas di rumahnya.

Tepat di sebelah tubuh suaminya Montree (43) keduanya terbaring dalam genangan darah penuh luka tembak.

Tetangganya mendengar suara tembakan dan segera melaporkannya ke polisi.

Setibanya di lokasi kejadian, polisi melihat Montree masih bernapas.

A
Polisi dan tetangga melihat langsung tempat kejadian

Akhirnya dia dilarikan ke rumah sakit dan diletakkan di ruang gawat darurat, kemudian di beri ventilator dan berusaha diselamatkan.

Para tetangga mengatakan, sejak Pilaiwan berjuang melawan kanker dia selalu takut suaminya menikah lagi.

Polisi yang memeriksa tempat kejadian, menemukan pistol yang digunakan Pilaiwan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved