Oknum Polisi Bekingi Illegal Drilling

BREAKING NEWS Oknum di Polres Batanghari Ditembak Petugas Polda Jambi, Illegal Drilling Batanghari

Edi menyebutkan, ES terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki kanannya karena melakukan perlawanan saat penangkapan.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly | Editor: Duanto AS
Tribun Jambi/M Ferry Fadly
Oknum polisi Polres Batanghari berinisial ES atau ER yang membekingi aktivitas illegal drilling atau pengeboran sumur minyak ilegal di Kabupaten Batanghari, ditangkap Polda Jambi, Jumat (27/12/2019). 

BREAKING NEWS Oknum Polisi Polres Batanghari Ditembak Petugas Polda Jambi, Illegal Drilling Batanghari

TRIBUNJAMBI, JAMBI - Oknum polisi yang membekingi aktivitas illegal drilling atau pengeboran sumur minyak ilegal di Kabupaten Batanghari, ditangkap Polda Jambi.

Oknum polisi tersebut berinisial ES alias ER.

Kisah Asmara Mahasiswa dan Mahasiswi di Bungo Berujung Bakar Diri, Tetangga dengar Tolong-tolong

10 Foto Negeri di Atas Awan Bukit Tempurung di Merangin Jambi, Tempat Wisata Tahun Baru 2020

BREAKING NEWS: Dokter Panggayuh Dikabarkan Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di ICU

Oknum polisi berpangkat Bripka tersebut ditangkap tim gabungan dari Ditreskrimsus, Ditreskrimum dan Ditresnarkoba Polda Jambi.

Direktur Reskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Edi Fariyadi, mengatakan penangkapan dilakukan di daerah Bajubang, Kabupaten Batanghari, Jambi, Jumat (27/12/2019).

Edi menyebutkan, ES terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki kanannya karena melakukan perlawanan saat penangkapan.

Oknum polisi Polres Batanghari berinisial ES atau ER yang membekingi aktivitas illegal drilling atau pengeboran sumur minyak ilegal di Kabupaten Batanghari, ditangkap Polda Jambi, Jumat (27/12/2019).
Oknum polisi Polres Batanghari berinisial ES atau ER yang membekingi aktivitas illegal drilling atau pengeboran sumur minyak ilegal di Kabupaten Batanghari, ditangkap Polda Jambi, Jumat (27/12/2019). (Tribun Jambi/M Ferry Fadly)

"Yang bersangkutan kita lumpuhkan karena melawan saat akan melakukan penangkapan," ujar Edi, didampingi Direktur Reskrimum Kombes Pol M Yudha Setyabudi dan Direktur Resnarkoba Kombes Pol Eka Wahyudianta.

1.813 sumur ilegal

Bertempat di Mapolda Jambi Senin (16/12), Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS memimpin Apel Konsolidasi Satgas Ops Illegal Drilling.

Kisah Panji Petualang, Ibunya Hamil Didatangi Dewi Ular, Penampakannya Begini

Ops Illegal Drilling telah dilaksanakan selama 20 hari, dari 26-15 Desember 2019.

Hasilnya, 1.813 sumur ilegal ditutup. Itu terdiri dari 1.658 sumur di Kabupaten Batanghari dan 155 sumur ilegal di Kabupaten Sarolangun.

Kapolda mengatakan adanya Satgas ini agar dapat membuat para pelaku illegal driling dapat jera dan meninggalkan pekerjaannya.

"Berakhirnya satgas ini, bukan berarti kita berhenti membasmi illegal driling, kita akan terus melakukan pengawasan," ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa ke depannya di lokasi-lokasi illegal drilling akan dibangun pos pemantauan yang akan diisi oleh Satgas Ops Illegal Drilling gabungan sebagai tindak lanjutnya.

"Ke depannya kita akan bangun pos Pemantauan, agar tidak ada lagi aktifitas pengeboran di lokasi tersebut," jelasnya, Selasa (16/12). ( Tribunjambi.com /M Ferry Fadly)

Pilihan Verrel Bramasta akhirnya jatuh ke Febby Rastanty, Nikita Mirzani Cuma Tertawa Saja

Dulu Jonatan Christie dan Kevin Sanjaya Nyaris Kecanthol Cewek Australia, Ini Kisahyang Terjadi

Anisa Teriak Minta Tolong, Asmara Mahasiswa dan Mahasiswi di Bungo Berakhir Bakar Diri

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved