Tertinggi di Indonesia? UMK Jawa Timur 2020 Bisa Segini, Surabaya Paling Besar, Apa Saja Dampaknya?

Pengumuman besaran UMK di Jawa Timur dilakukan oleh Khofifah Indar Parawansa dan didampingi oleh Sekdaprov Jawa Timur, Kadisnakertrans Jawa Timur

Tertinggi di Indonesia? UMK Jawa Timur 2020 Bisa Segini, Surabaya Paling Besar, Apa Saja Dampaknya?
tribunnews.com
ilustrasi 

Koordinator aksi, Ardian Safendra mengatakan, berdasarkan hasil survey yang dia lakukan, UMK di Jawa Timur pada tahun 2020 harusnya sudah di atas Rp 2.200.000.

"Kami tidak sepakat UMK naik sebesar 8,51 persen. Kami minta UMK 2020 naik sebesar 15 sampai 20 persen," ungkapnya, Rabu (20/11/2019).

Ardian juga mendesak, Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi untuk menjalankan Upah Minimum Sektoral Kerja (UMSK) tahun 2020 mendatang.

2. Buruh Unjuk Rasa di Kantor Gubernur, Sayangkan Persentase Kenaikan UMK Jatim 2020 yang Dipukul Rata

Massa buruh menggeruduk Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Rabu (20/11/2019).

Mereka menyayangkan keputusan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang memukul rata kenaikkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di semua daerah sebesar 8,51 persen.

Hal tersebut dinilai buruh hanya akan melebarkan disparitas upah antar ring, terutama ring 1 dengan ring terluar.

"Kami long march dari KBS (Kebun Binatang Surabaya) ke sini (Kantor Gubernur Jawa Timur)," ucap Wakil Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Timur, Nuruddin.

Dalam penyampaian aspirasinya, para buruh di ring 1 mengaku khawatir dengan adanya disparitas upah yang sangat lebar antara ring 1 dengan ring terluar.

Menurut para buruh hal tersebut akan membuat  pabrik berpikir untuk merelokasi pabriknya ke ring terluar di mana upah buruh sangat murah dibandingkan ring 1.

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved