Baru Dibeli, Mobil Alphard Hilang di Parkiran RSUD Raden Mattaher Jambi, Dirut Rumah Sakit Bingung

Sebuah mobil Toyota Alphard hilang di parkiran RSUD Raden Mattaher Jambi, Sabtu (16/11) kemarin.

Baru Dibeli, Mobil Alphard Hilang di Parkiran RSUD Raden Mattaher Jambi, Dirut Rumah Sakit Bingung
ist
Ilustrasi Toyota Alphard 

Baru Dibeli, Mobil Alphard Hilang di Parkiran RSUD Raden Mattaher Jambi, Dirut Rumah Sakit Bingung

TRIBUNJAMBI, JAMBI - Sebuah mobil Toyota Alphard hilang di parkiran RSUD Raden Mattaher Jambi, Sabtu (16/11) kemarin.

Sebuah mobil Alphard warna hitam dengan plat B 6 SJY raib setelah meninggalkan karcis parkir di dalam mobil tersebut. Awalnya pemilik mobil tersebut datang ke rumah sakit untuk menjenguk temannya yang lagi sakit sekira pukul 13.45 WIB.

Saat itu mereka datang dengan beramai-ramai. Kemudian, sekira pukul 14.40 WIB korban keluar dengan karcis yang dibawanya. Kemudian, sekira pukul 16.18 WIB mobil mewah tersebut masuk kembali ke rumah sakit umum dengan mengambil karcis yang keluar dari mesin parkir.

Tak lama, mobil tersebut didatangai seseorang dan membawanya pergi lewat jalur parkir dan mengeluarkan karcis parkir. Semua aksi terekam cctv rumah sakit.

Lelang Tiga Jabatan Eselon II Tunggu Persetujuan Gubernur Jambi

Tim Arung Jeram Jambi Borong 11 Medali di Kejuaraan Dunia

Dampak Pembukaan CPNS, Pembuat e-KTP di Tebo Membludak

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Iwan mengatakan, semua sudah bekerja dengan sistem yang sesuai dengan prosedur. Mobil Alpard tersebut keluar masuk ke dalam rumah sakit dengan menggunakan karcis parkir.

“Dia meninggalkan karcisnya di dalam mobil. Tak mungkin kami melarang mobil keluar jika telah menggunakan prosedur yang pas, acuan kami adalah karcis parkir yang terdapat barcode,” kata dia, Minggu (17/11).

Iwan juga tak menyangka dan merasa bingung jika mobil mewah tersebut bisa hilang. Kata Iwan, mobil yang dilengkapi dengan kecanggihan teknologi tanpa kunci manual. Saat ini pihaknya telah menyerahkan ke pihak yang berwajib untuk mengusut kasus tersebut.

“Saya agak bingung juga, mobil mewah setahu saya kunci mobil tidak manual lagi,” tambahnya.

Diketahui, mobil tersebut baru empat hari dibeli dan sampai di Jambi. Kata Iwan dari keterangan korban saat ditanya pihak kepolisian megaku bahwa hanya diberi satu kunci. Namun Iwan tak mengetahui secara pasti proses pembelian mobil tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Mochammad Fajar Gemilang saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Kita sudah dapat laporannya,” kata Fajar.

Untuk saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk kasus tersebut dan diupayakan untuk segera memburu pelaku. “Kita masih melakukan penyelidikan untuk kasus ini,” tandasnya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved