Breaking News:

REAKSI Mengejutkan Sang Suami saat Tahu Istrinya Diduga Berselingkuh, Tapi Ngakunya Latihan Pramuka

TRIBUNJAMBI.COM, SURABAYA - Begini reaksi sang tatkala mengetahui Istrinya diduga selingkuh dengan oknum perwira polisi di Surabaya

Editor: ridwan
Goo
Ilustrasi 

"Karena Binmas itu kan ada kegiatan masyarakat. Kenalnya sama istri saya lewat situ," lanjut pria yang bekerja sebagai sopir ini.

W terpaksa harus merelakan rumah tangga yang sudah 20 tahun dibina dengan SH rusak. Saat ini kedua pasangan suami istri tersebut belum cerai secara hukum.

"Anak saya dua. Saya masih proses cerai baru-baru ini. Belum sah secara hukum," terang W.

KARIR Prajurit Kopassus & Denjaka Ini Meroket Usai Bebaskan Sandera di Somalia, Kini jadi Jenderal

Tidak hanya itu, belakangan W juga melaporkan kasus itu ke Propam Mapolrestabes Surabaya.

Pria berinisial W (40) warga Surabaya yang merasa rumah tangganya dihancurkan oleh seorang perwira polisi Polrestabes Surabaya berinisial GT mendatangi kantor Propam Mapolrestabes Surabaya, Jumat (15/11/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat ditemui, W menyatakan jika dirinya sudah tak dapat membendung amarah lantaran dugaan skandal istrinya, SH (39) warga Surabaya dengan GT.

"Saya kesini karena sudah tidak bisa dibiarkan. Saya melapor ke propam terkait perselingkuhan ini," kata W saat ditemui Surya.co.id (Grup TribunJatim.com) di depan kantor Propam.

Bersamaan dengan laporannya, W membawa beberapa alat bukti seperti chat, foto istrinya dengan GT, kartu keluarga dan sebuah akte nikah.

Terobosan di Tanjab Timur, Untuk Tingkatkan Minat Baca Warga

Sementara itu, Kasubbaghumas Polrestabes Surabaya, AKP Akhyar mengatakan jika setiap laporan masyarakat akan diterima tak terkecuali jika itu dilakukan oleh oknum polisi.

"Untuk sementara kalau memang melaporkan kejadian ke kantor polisi bisa di proses sesuai mekanisme yang ada. Kalau yang dilaporkan oknum maka ada proses di internal kepolisian melalui Propam. Kalau memang ada pidana umum melalui Satreskrim. Lihat perkembangan nanti apa yang dilaporkan masyarakat itu bisa disampaikan kbid Propam atau Kasat serse. Kalau di internal ya akan kena sanksi disiplin," terangnya, Jumat (15/11/2019).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved