Berita Muarojambi
Kabut Asap dan Hujan Abu Karhutla Makin Tebal di Pematang Raman, Muarojambi
Kabut Asap dan Hujan Abu Karhutla Makin Tebal di Pematang Raman, Muarojambi
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Deni Satria Budi
Kabut Asap dan Hujan Abu Karhutla Makin Tebal di Pematang Raman, Muarojambi
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kondisi kabut asap di Pematang Raman, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi, saat ini masih tebal.
Hal ini disampaikan Azam, warga Pematang Raman, saat di konfirmasi, Selasa (15/10/2019).
Menurutnya, kondisi terebut terjadi sejak Senin (14/10/2019). Ia menyebutkan bahwa kabut asap yang terjadi juga di barengi dengan debu bakaran yang juga terbarang terbawa angin.
• Prakiraan BMKG, Provinsi Jambi Berpeluang Hujan Ringan Seminggu ke Depan
• Kantor Desa Pematang Raman Kumpeh Muarojambi Disulap Menjadi Ruang Layanan Oksigen Gratis
• Dipungut Uang Keamanan Rp 20 Ribu Per Lapak, Ini Penjelasan PT EBN Terkait Iuran Pengelolaan Pasar
"Kabut banyak nian hari ini, sama dengan kemarin. Ini lebih tebal lagi sebenarnya, dan semakin parah hari ini, sampai siang ini makin tebal," ungkapnya.
Sementara itu, saat di tanya soal kebakaran, Azam menyebutkan bahwa sampai saat ini untuk di daerah Pematang Raman, warga belum mengetahui adanya titik api.
"Belum dapat kabar kalau ada kebakaran di sini. Tapi kalau lihat ada abu bakar yang terbang, berarti gak jauh kebakarannya di sini," pungkasnya.
• BOCORAN! Lawan Timnas U-23 Indonesia di Sea Games 2019, Bertemu Lawan Kuat di Grup Neraka!
• Cara Lihai Djeni Gelapkan 62 Mobil dalam Dua Bulan di Bandung, Wajah Cantik Pintar Pengaruhi Orang
• Kebakaran Lahan Mendekati Pemukiman, Langit Desa Pematang Raman Terlihat Gelap
Sementara itu, Safii tim pemadam Karhutla di PT BEP menyebutkan bahwa pihaknya masih melakukan pemadaman api kecil di lokasi PT BEP. Pihaknya juga melakukan pendinginan di lokasi kebakaran.
"Kondisi saat ini di seputaran PT BEP merah itu tidak, cuma kabut masih ada sampai saat ini," ujarnya.
Kabut Asap dan Hujan Abu Karhutla Makin Tebal di Pematang Raman, Muarojambi (Samsul Bahri/Tribunjambi.com)