Berita Jambi

Masih Banyak ASN di Jambi yang Belum Setor Zakat Penghasilan, Masih Jauh dari Target

Masih Banyak ASN di Jambi yang Belum Setor Zakat Penghasilan, Masih Jauh dari Target

Masih Banyak ASN di Jambi yang Belum Setor Zakat Penghasilan, Masih Jauh dari Target
Tribunjambi/Zulkifli
Masih Banyak ASN di Jambi yang Belum Setor Zakat Penghasilan, Masih Jauh dari Target 

Masih Banyak ASN di Jambi yang Belum Setor Zakat Penghasilan, Masih Jauh dari Target

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pencapaian zakat penghasilan dari pegawai negeri sipil (ASN) di Provinsi Jambi, jauh dari target yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jambi untuk tahun 2019.

Sampai September 2019, jumlah zakat penghasilan yang diterima pemerintah Provinsi Jambi lewat Baznas mencapai Rp 2,4 miliar.

Padahal potensi zakat penghasilan dari ASN yang jumlahnya sekitar 12 ribu orang ditargetkan mencapai 4,7 miliar rupiah.

Baca: Demo Mahasiswa Tolak RUU, Massa Aksi Usir Ketua DPR Provinsi Hingga Tolak Air Minum Dari Polisi

Baca: KISAH Burhan Kampak, Si Algojo Pembantai PKI: Mengaku Sering Datang ke Kostrad Untuk Minta Peluru

Baca: Ini Dugaan Sementara Penyebab Terbakarnya Gedung Bank Mandiri Syariah di Kawasan Pasar Jambi

Dikatakan M Dianto sekda Provinsi Jambi, menurunnya dikarenakan adanya perubahan sistem gaji ASN yang langsung di transfer ke rekening bank.

Untuk itu lah kedepan pengelolahan pajak ini akan diatur sehingga ASN dapat menunaikan kewajibannya untuk zakat penghasilan sebesar 2,5 persen melalui unit pengumpulan zakat (UPZ) di OPD.

“Untuk itu hasil rapat Bimtek ini kita laporkan ke Gubernur, nantinya setelah disetujui baru buat semcam himbauan ke OPD agar mereka laksanakan pemotongan gaji ASN lalu dikumpulkan ke Baznas,” kata M Dianto.

Baca: Bea Cukai Jambi, Sita 304 Ribu Batang Rokok Ilegal, Segini Potensi Kerugian Negara

Baca: TEWASNYA Para Jenderal Korban G30S/PKI, Pernyataan Soeharto Berbeda dengan Fakta Hasil Otopsi

Baca: Pedagang Kaki Lima di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Berhamburan Saat Aksi Mahasiswa Ricuh

Ketua Baznas Provinsi Jambi Aminullah Amit mengatakan, pengumpulan zakat saat ini memang terkendala dengan pola gaji yang saat ini melalui Bank daerah.

Untuk itu kedepan perlu penyesuaian dan aturan baru sehingga layanan zakat penghasilan bisa berjalan dengan baik. Salah satunya lewat perda yang saat ini sedang dibicarakan mengenai zakat penghasilan untuk ASN.

Selain itu ada juga ASN yang belum optimal menyampaikan zakat penghasilan, seperti dari kalangan ASN Guru, Dokter Spesialis, Hakim dan Akademisi atau dosen.

“Itu yang akan kita optimalkan untuk itu kita undang pihak lainnya yang belum tersentuh, dan kita tetap optimis bisa mncapai target Rp4,7 M bahkan lebih,” jelasnya.

Saat ini Bazbas Provinsi Jambi meluncurkan aplikasi sistem manajemen informasi Baznas (Simba).

Aplikasi ini merupakan sistem manajemen zakat yang tersimpan secara online dengan proses pencatatan dan pelaporan zakat sehingga terintegrasi secara keseluruhan.

"Melalui SIMBA kita harapkan dapat meningkatkan pengelolaan zakat yang lebih baik dan meningkatkan nilai kepercayaan masyarakat termasuk menjadi kontribusi umat muslim membangun dan memberdayakan ekonomi masyarakat," pungkasnya.

Masih Banyak ASN di Jambi yang Belum Setor Zakat Penghasilan, Masih Jauh dari Target (Dedy Nurdin/Tribunjambi.com)

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved