GenBI Lakukan Bakti Sosial Tanggap Bencana, Lansia dan Emak-emak di Desa Puding Rela Antre

Warga di Dusun Satu Desa Puding ini sejak dua bulan terakhir mengeluhkan gangguan pernapasan.

GenBI Lakukan Bakti Sosial Tanggap Bencana, Lansia dan Emak-emak di Desa Puding Rela Antre
Tribunjambi/Dedy Nurdin
Antusiasme masyarakat terlihat dengan ramainya warga yang antre di depan posko pengecekan kesehatan yang dilakukan kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Generasi Baru Indonesia (GenBI) di Desa Puding, Kumpeh. 

Gen BI Lakukan Bakti Sosial Tanggap Bencana, Lansia dan Emak-emak di Desa Puding Rela Antre

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Antusiasme masyarakat terlihat dengan ramainya warga yang antre di depan posko pengecekan kesehatan yang dilakukan kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Generasi Baru Indonesia (GenBI) di Desa Puding, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi, Sabtu (28/9/2019).

Antrean warga sejak pagi hingga sore hari, bahkan beberapa warga memilih duduk di depan masjid Baiturrahman yang berseberangan dengan posko pengecekan kesehatan. Sebagian lainnya duduk di depan selasar rumah-rumah sekitar lokasi acara.

Antrean warga ini didominasi lansia, sebagian lagi kaum wanita yang membawa anak-anak. Warga di Dusun Satu Desa Puding ini sejak dua bulan terakhir mengeluhkan gangguan pernapasan.

Itu dikarenakan, pemukiman warga berada cukup dekat dengan lokasi kebakaran hutan dan lahan. Desa Puding selalu ramai dengan lalu lalang personel TNI, Polri dan instansi pemerintahan yang melakukan pemdaman.

Baca: TEKA-TEKI Penangkapan Dandhy Dwi Laksono, Benarkah Pelapornya Merupakan Anggota Polri?

Baca: Tumbuhkan Rasa Percaya Diri lewat Storytelling

Baca: Kapolri Tito Karnavian Copot 3 Kapolda, Adakah Kaitan Dengan Karhutla Hingga Kerusuhan?

Baca: Fotonya Bersama Tommy Soeharto Beredar, Najwa Shihab Meradang! Bikin Klarifikasi Menohok

Hal ini lah yang kemudian menjadi pertimbangan GenBI 2019 menggelar bakti sosial tanggap bencana. Suhardi Pratama, ketua GenBI 2019 mengatakan di kegiatan yang dilaksanakan tersebut memberi pelayanan cek kesehatan.

Dengan dibantu dua orang dokter dan beberapa mahasiswa kedokteran dari Universitas Jambi.

"Kegiatan GenBI cek kesehatan oleh dokternya langsung dibantu mahasiswa Fakultas Kedokteran Unja. Kita juga ada pemberian paket bantuan nutrisi tambahan," katanya ditemui di lokas acara.

Selain memberi layanan kesehatan, sejumlah anggota GenBI juga sebelumnya membawa masker dan membagikan kepada warga dari rumah ke rumah serta mengajak warga untuk mengecek kesehatan mereka.

"Sebelumnya kita juga turut membagikan masker, kali ini kita turun langsung ke masyarakat. Kalau keluhan di sini lebih banyak ISPA, dan banyak memang anak-anak dan lansia," ujarnya.

"Slain di sini (Desa Puding.red) kita juga melakukan kegiatan sama hari Minggu 29 September di Sungai Duren, masih dalam rangka tanggap bencana," sambung Suhardi Pratama.

Pejabat Sementara Kepala Desa Puding, Iwa Agustiwa mengatakan pihanya berterimakasih serta bersyukur atas kegiatan cek kesehatan yang dilakukan oleh GenBI di dusun satu Desa Puding.

Apa lagi sejak beberapa minggu terakhir banyak warga yang kengeluhkan kondisi kesehatan karena dampak kabut asap.

Baca: Begini Isi Pesan KKB Sebelum Tembak Mati Pemilik Kios di Papua

Baca: Komunitas Tebo Top Jadi Wadah Kreasi Anak Motor hingga Karang Taruna

Baca: SAMA-sama Ditangkap Pada Jumat Keramat, Ini Perjalanan Menteri Jokowi Idrus Marham dan Imam Nahrawi

Baca: Gubernur Jambi Ajak Semua Komponen Masyarakat Jaga Keamanan, Dialog Hasilkan Deklarasi Jambi Damai

"Di sini ada Puskesmas, tapi warga justru lebih antusias kalau didatangi seperti ini. Ini kan rame luarbiasa sampai gantri, jadi kami berterimakasih," katanya.

"Kebanyakan di sini memang lansia, jadi kalau diajak ke Puskesmas kalau tidak parah mereka tidak mau. Kalau didatangi ke rumah atau ke dusun langsung mereka lebih senang, apa lagi kebanyakan megeluh ISPA, batuk, mencret kami senang adek-adek GenBI melakukan kegiatan ini," sambung Iwa Agustiwa. (Dedy Nurdin)

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved