Tumbuhkan Rasa Percaya Diri lewat Storytelling

Storytelling merupakan hal yang kita lakukan sehari-hari atau bisa disebut bercerita.

Tumbuhkan Rasa Percaya Diri lewat Storytelling
Tribunjambi/Aldino
Nabila Maharani, Gadis Intelejensia Kota Jambi 2019. 

Tumbuhkan Rasa Percaya Diri lewat Storytelling

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Storytelling merupakan hal yang kita lakukan sehari-hari atau bisa disebut bercerita. Kita terbiasa menceritakan kisah kepada lawan bicara namun tidak semua orang pandai bercerita secara menarik.

Seorang storyteller biasanya tampil di depan umum untuk bercerita secara menarik. Ia bisa sangat ekspresif dan membuat pendengar terhanyut dalam ceritanya. Tentunya hal ini bisa dilakukan ketika latihan secara terus menerus.

Menjadi storyteller juga memiliki manfaat. Seperti yang dirasakan Nabila Maharani, Gadis Intelegensi Kota Jambi 2019. Ia mengatakan storytelling membuatnya lebih percaya diri berbicara di depan banyak orang.

“Di storytelling kan belajar bagaimana menunjukkan ekspresi, kalau cerita sedih, marah, senang, itu semua dipelajari ekspresinya. Manfaat yang saya rasakan tentunya kemampuan public speaking saya jadi meningkat,” ungkapnya.

Baca: Nabila Ingin Mersakan Hidup Mandiri dengan Kuliah di Luar Jambi

Baca: Kapolri Tito Karnavian Copot 3 Kapolda, Adakah Kaitan Dengan Karhutla Hingga Kerusuhan?

Baca: TERUNGKAP Firasat Hanung Bramantyo 3 Hari Sebelum Bj Habibie Meninggal, Zaskia Adya Mecca Mengaku

Baca: Fotonya Bersama Tommy Soeharto Beredar, Najwa Shihab Meradang! Bikin Klarifikasi Menohok

Ia membagikan tips agar menjadi sorang storyteller yang baik. Pertama, kita harus memahami cerita karena dengan begitu kita bisa lancar saat mengungkapkannya, tidak seperti menghafal.

Kedua, belajar bagaimana ekspresi senang, sedih, marah dan sebagainya. Hal ini dapat membuat penonton merasakan pula apa yang dirasakan tokoh dalam cerita yang dibawakan.

Ketiga, belajar di depan kaca terlebih dulu untuk latihan agar saat kita tampil di depan banyak orang tidak merasa gugup. Jangan lupa lakukan ini berulang kali atau latihan dengan tekun. Terakhir, lakukan olah vokal agar cerita yang disampaikan terdengar oleh orang banyak. (nurlailis)

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved