Berita Viral

TNI Gadungan Raup Untung 17 Motor Korbannya, Rata-rata Wanita yang Terbuai Seragam dan Janji Pelaku

Nasib Si TNI Gadungan Ketika Diciduk Buser, 3 Wanita Cantik Jadi Korban, 1 Merupakan Mahasiswi

Editor: Andreas Eko Prasetyo
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro dalam konferensi pers kasus penipuan dan penggelapan dengan modus mengaku anggota TNI di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (12/9/2019). 
TRIBUNJAMBI.COM - Ada saja cara orang melakukan kejahatan untuk meraup untung besar dari para korbannya.
Satu diantaranya menyamar sebagai anggota TNI atau Polisi.
Ya, di Indonesia memiliki profesi sebagai anggota TNI atau polisi banyak diminati banyak orang, bahkan kaum hawa yang ingin pula mendapatkan pasangan dengan profesi tersebut.
Sehingga, mereka yang memiliki niat jahat memanfaatkan itu. Seperti niat Sudiyar alias Beni (32) warga Dukuh Ngadirgo, Desa Ngadirgo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah, ditangkap anggota Polres Boyolali.

 

Baca: Soal Kasus Kivlan Zen, Menhan Minta Penegak Hukum Melihat Jasa-jasa Kivlan Semasa Bertugas di TNI

Dalam menjalankan aksinya, Sudiyar mengaku sebagai anggota TNI.
Aksinya tersebut sudah dilakukan sejak tiga bulan terakhir, terhitung mulai Juni hingga Agustus 2019.
Bahkan, pria yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta itu telah menggadaikan sebanyak 17 unit sepeda motor dari hasil menipu para korbannya.
Sementara, uang hasil menggadaikan sepeda motor tersebut dia gunakan untuk bermain judi dadu.
"Ada sebagian sepeda motor yang saya jual. Uangnya saya pakai untuk main judi dadu," kata Sudiyar dalam konferensi pers yang digelar Polres Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (12/9/2019).
Dengan mengaku sebagai anggota TNI, Sudiyar merasa lebih mudah untuk mengelabuhi para korban.
Sebab, korban penipuan dan penggelapan Sudiyar rata-rata perempuan dan belum menikah.
"Saya kenalan sama korban lewat media sosial (medsos). Di medsos saya mengaku sebagai anggota TNI. Setelah itu saya mengajaknya ketemuan," ujar Sudiyar.
Dalam aksinya, Sudiyar selalu meminjam sepeda motor milik korbannya.
Setelah diberikan, sepeda motor itu dia bawa kabur.
Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pelaku Sudiyar berhasil ditangkap di Kartasura, Sukoharjo.
Penangkapan bermula dari adanya laporan korban.
Korban warga Wonogiri, Jawa Tengah, awalnya diajak bertemu dengan pelaku di kawasan Hartono Mal Solo Baru, Sukoharjo, pada 13 Agustus 2019.
Setelah bertemu, pelaku mengajak korban ke rumahnya di daerah Ampel, Boyolali, Jawa Tengah. Pelaku beralasan ingin mengenalkan korban terhadap orangtuanya.
Namun, sampai di toko modern Desa Tanduk, Ampel, pelaku menyuruh korban untuk membeli pembalut wanita.
Setelah korban masuk, pelaku yang menunggu di luar langsung pergi membawa kabur sepeda motor korban.
Menyadari sepeda motornya dibawa kabur oleh pelaku, korban kemudian melaporkannya ke Polres Boyolali.
"Pelaku mengaku sebagai anggota TNI dan dinasnya di Pekalongan," kata Kapolres.
Pelaku dijerat dengan Pasal 378 jo Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "TNI Gadungan Tipu Banyak Perempuan, Bawa kabur 17 Sepeda Motor" 
Nasib Si TNI Gadungan Ketika Diciduk Buser, 3 Wanita Cantik di Kendari Jadi Korban, 1 Merupakan Mahasiswi
Kasus kejahatan dengan melakukan tipu daya dengan mengaku sebagai anggota TNI dan Polisi kerap sering terjadi.
Bahkan korbannya tidak sedikit, banyak mereka yang menjadi korban adalah wanita.
Terbaru, kasus anggota TNI gadungan kembali terungkap, kali ini 3 wanita di Kendari menjadi korbannya.

Baca: Lagi-lagi TNI Gadungan Beraksi, 2 Wanita Cantik Asal Kendari Jadi Korban, Barang Berharga Dibawa

Baca: Modal Seragam, Deka Jadi TNI Gadungan dan Kelabui Wanita-wanita Cantik Medan, Lihat saat Diamankan

Baca: TNI Gadungan Kuras Harta Wanita Incaran, Begini Ekspresi Wajahnya Ketika Tertangkap TNI Sungguhan!

Anggota TNI gadungan yang berhasil diringkus aparat kepolisian bernama Muhammad Aldi Hidayat alias Ebong (21).

Ebong tidak berkutik saat diringkus tim buser.

Penangkapan Ebong setelah adanya laporan pencurian barang berharga sejumlah wanita.

Anggota TNI gadungan itu ditangkap pada Selasa (17/9/2019), pukul 15.00 wita.

Muhammad Aldi Hidayat alias Ebong nekat menjadi anggota TNI gadungan untuk memperdayai korbannya terutama wanita.

Malah, bukan hanya mengaku sebagai TNI gadungan, Ebong juga kerap mengaku sebagai polisi.

Hal itu dilakukan Muhammad Aldi Hidayat alias Ebong untuk memikat para wanita yang akan menjadi korbannya.

Baca: Gara-gara Rebutan Wanita Siswa SMA Duel Hingga Tewas, 80 Siswa Lain Hanya Merekam, Kok Bisa?

Baca: Dipaksa Orang Tua Buat Mengemis, Bocah 9 Tahun Disiksa dan Diikat Rantai Besi Jika Gagal Bawa Uang!

Baca: Kabut Asap Kian Tebal di Muarojambi, Pengendara Mulai Nyalakan Lampu Kendaraan

Dikutip dari berbagai sumber, wanita yang menjadi korbannya di Kota Kendari, berjumlah tiga orang.

Dua diantaranya masih berstatus pelajar dan mahasiswi kesehatan.

Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Diki Kurniawan, saat dikonfirmasi membenarkan terkait penangkapan aparat gadungan.

“Iya benar ada oknum aparat gadungan yang kita amankan,” singkat Diki.

Baca: BMKG Laporkan Gempa Bumi 5,6 SR Guncang Tuban, Ini yang Harus Dilakukan Saat Gempa!

Kejadian Serupa

Seorang pria bernama Angga Deri Klana (Deka) berhasil memikat wanita berparas cantik dengan berpura-pura menjadi personel TNI.

Kejadian ini sontak viral di media sosial.

TNI gadungan tersebut bernama Angga Deri Klana (Deka)

Berdomisili di Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Sumatera Utara.
Setelah ditelusuri pria tersebut ternyata pernah mencoba seleksi masuk TNI jalur Tamtama 2018.

Baca: Aksi Demo Karhutla Mahasiswa Unbari Bergesekan dengan Aparat Kepolisian

Pada video yang beredar di media sosial, pria itu membantah kalau memikat wanita dengan berpura-pura menjadi TNI.

Namun berbeda dengan pengakuan wanita bersamanya.

Perempuan berparas cantik itu membenarkan kalau Angga Deri Klana mengaku sebagai prajurit TNI.

"Aku gak bisa ditinggal, dia ngaku tentara," ucap wanita pada video yang viral.

Informasi penangkapan diunggah beberapa akun media sosial facebook salah satunya adalah akun Facebook Info Militer Indonesia. 

Dalam postingan tersebut, ada beberapa foto pria yang menjadi tentara gadungan saat diamankan dan juga saat berfoto dengan wanita yang diduga pacarnya.

Berikut postingan lengkap akun facebook Info Militer Indonesia.

"Telah diamankan Seorang Oknum yang mengaku Anggota TNI di daerah Medan, dengan berpura-pura menjadi Anggota TNI.

Angga Deri Klana ( Deka) Ini berhasil memacari beberapa Gadis dan menipu Korbannya dengan meminta sejumlah uang kepada Korban, saat ini Angga sudah diamankan oleh pihak yang berwajib.

Pesen admin buat para kaum hawa bijaklah dalam melihat pasangan jangan hanya tergiur oleh baju loreng lantas melupakan segalanya.

Saat ini bnyak oknum2 yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan baju loreng khususnya untuk tindak kejahatan penipuan,"

Tampak dalam foto yang diunggah, pria yang mengaku bernama Angga Deri Klana mengenakan seragam tentara dengan Badge Linud 100/Prajurit Setia.

Lucunya dia juga mengenakan seragam yang pangkatnya berbeda-beda, mulai dari pangkat Pratu hingga pangkat Serda.

Atas informasi yang beredar ini, Tribun Medan pun coba meminta kejelasan informasi ini dari Kapendam I/BB.

Namun Kapendam Kolonel (Inf) Zeni Djunaidi mengatakan akan memberikan klarifikasi pemeriksaan lebih lanjut nantinya.

Baca: Ngopi Bareng Bersama Media, BPS Ajak Gaungkan Sensus Penduduk 2020

Baca: VIDEO: Viral 3 Oknum Polisi Tembakkan Senpi di Acara Begawi Lampung, Alasan Tak Ada Petasan

Deka, tentara gadungan yang diamankan TNI di Linud 100/PS (Screenshot Facebook)
Deka, tentara gadungan yang diamankan TNI di Linud 100/PS (Screenshot Facebook) ()

"Oh iya saya sudah tahu. Sekarang dia masih dites (diperiksa) di Linud 100/PS," ujarnya ketika dihubungi pukul 16.32 WIB, Kamis (22/8/2019) sore.

"Sekarang saya sedang di Natuna, nanti saya akan klarifikasi soal itu ya, nanti saya kabari," lanjutnya.

Dalam foto itu juga, tampak Deka jongkok disekitar pria berpakaian preman dan berseragam TNI.

Ngaku Intel

Berakhir sudah petualangan Dali Halumini (26), pria yang kerap mengaku anggota TNI AD dengan pangkat Sersan Dua.

Dikutip dari Kompas.com, tentara gadungan itu diciduk anggota Satuan Intel Kodim 1417/ Haluoleo, Kendari, Selasa (14/4/2015) di kamar kosnya, lorong Torada, Kelurahan Bende, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dari tangan pria yang mengaku berdinas di satuan Intel Korem 143/ Haluole Kendari, petugas juga menyita beberapa alat bukti,

yakni berupa pistol Revolver mainan, 17 butir peluru M16, kartu tanda anggota (KTA) palsu TNI, pakaian PDL dan PDH, satu tas pistol, satu buah lambang infanteri, satu kaos loreng dan sepatu PDH.

Anggota TNI Gadungan
Anggota TNI Gadungan ((KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI))

Lalu satu STNK motor, 4 unit ponsel dan satu lembar surat keterangan palsu nikah.

Pria yang beralamat di Desa Lapai, Kabupaten Kolaka Utara, Sultra, mengaku memperoleh amunisi dan perlengkapan militer dari seorang anggota TNI di Makassar.

Baca: Gempa Guncang Tuban Terasa Hingga ke Mataram, Warga Berhamburan dari Rumah dan Mal

Baca: Obrolan Santai IHGM Jambi di Ruang Rapat, Maunya Dipanggil Oom dan Tante

"Saya dikirimkan teman anggota juga dari Makassar melalui mobil P0 Cahaya Ujung sekitar satu bulan lalu, kalau pistol didapat dari bengkel motor di Desa Lapai, Kolaka Utara," katanya di hadapan petugas Intel Kodim 1417/ Haluoleo, Selasa siang.

Dali mengaku, sudah tiga kali ikut seleksi anggota TNI dan lulus untuk tingkat Tamtama di Makassar.

"Tes ketiga kalinya saya lulus, tapi karena kena penyakit tipes akhirnya saya pulang ke Kendari. Tidak ada tujuan atau motivasi apapun sampai saya mengaku-ngaku sebagai anggota TNI," terangnya.

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Nasib Anggota TNI Gadungan Diringkus Buser, Ternyata 3 Wanita Ini Jadi Korban Termasuk Mahasiswi

IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:

IKUTI FANPAGE TRIBUN JAMBI DI FACEBOOK:

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved