Kabut Asap

Kabut Asap Kian Tebal di Muarojambi, Pengendara Mulai Nyalakan Lampu Kendaraan

Kondisi kabut asap di Kabupaten Muarojambi kian pekat. Biasanya kabut asap di Kabupaten Muarojambi akan pekat sekira pukul 16.00 Wib, namun berbeda

Kabut Asap Kian Tebal di Muarojambi, Pengendara Mulai Nyalakan Lampu Kendaraan
tribunjambi/samsul bahri
Pantauan tribunjambi.com di wilayah Sengeti dan Kecamatan Sekernan, Kamis (19/9/2019) sekira pukul 15.00 Wib, kabut asap kian pekat menyelimuti wilayah tersebut. 

Kabut Asap Kian Tebal di Muarojambi, Pengendara Hidupkan Lampu Kendaraan

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Kondisi kabut asap di Kabupaten Muarojambi kian pekat. Biasanya kabut asap di Kabupaten Muarojambi akan pekat sekira pukul 16.00 Wib, namun berbeda dengan hari ini.

Pantauan tribunjambi.com di wilayah Sengeti dan Kecamatan Sekernan, Kamis (19/9) sekira pukul 15.00 Wib, kabut asap kian pekat menyelimuti wilayah tersebut.

Hal ini berbeda dari yang sebelum-sebelumnya bahkan beberapa kendaraan roda empat sudah menghidupkan lampu mobil.

Pantauan tribunjambi.com di wilayah Sengeti dan Kecamatan Sekernan, Kamis (19/9/2019) sekira pukul 15.00 Wib, kabut asap kian pekat menyelimuti wilayah tersebut.
Pantauan tribunjambi.com di wilayah Sengeti dan Kecamatan Sekernan, Kamis (19/9/2019) sekira pukul 15.00 Wib, kabut asap kian pekat menyelimuti wilayah tersebut. (tribunjambi/samsul bahri)

Hal ini karena memang membuat jarak pandang di jalan cukup berkurang.

Biasanya pada jam-jam sekira pukul 15.00 Wib kabut asap belum begitu tebal seperti saat ini.

"Iyo kalo kemari lah nak dekat-dekat magrib nah itu iyo lah tebal asap ni. Kalo kini tu, baru lah masuk sore lah asap tebal ni. Berarti masih banyak lagi yang tebakar ni," sebut Rida warga Sekernan melihat kabut asap yang tebal.

Selain itu, kondisi kabut asap ini juga membuat masyarakat merasakan batuk dan sakit tenggorokan. Seperti halnya diungkapkan oleh Rini warga Sengeti yang menyebutkan bahwa dirinya harus menggunakan masker setiap hari.

Pantauan tribunjambi.com di wilayah Sengeti dan Kecamatan Sekernan, Kamis (19/9/2019) sekira pukul 15.00 Wib, kabut asap kian pekat menyelimuti wilayah tersebut.
Pantauan tribunjambi.com di wilayah Sengeti dan Kecamatan Sekernan, Kamis (19/9/2019) sekira pukul 15.00 Wib, kabut asap kian pekat menyelimuti wilayah tersebut. (tribunjambi/samsul bahri)

"Tiap hari kito pakek masker, kito memang stok masker di rumah. Karno dak siang dak malam, kito tetap pakek masker. Cuma tidur tu be dak pakek, karno pakek kipas angin, kalo dak pakek kipas angin, asap tu masih teraso sampe ke dalam rumah," keluhnya.

Penulis: samsul
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved