Ngopi Bareng Bersama Media, BPS Ajak Gaungkan Sensus Penduduk 2020

Saat ini Badan Pusat Statistik (BPS) sedang mempersiapkan kegiatan besarnya, yakni sensus penduduk 2020.

Ngopi Bareng Bersama Media, BPS Ajak Gaungkan Sensus Penduduk 2020
tribunjambi/fitri amalia
Saat ini Badan Pusat Statistik (BPS) sedang mempersiapkan kegiatan besarnya, yakni sensus penduduk 2020. Hal ini disampaikan Dadang Hardiwan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi saat menggelar coffee morning "Ngopi" di cafe SP2020 bersama awak media. 

Ngopi Bareng Bersama Media, BPS Ajak Gaungkan Sensus Penduduk 2020

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Saat ini Badan Pusat Statistik (BPS) sedang mempersiapkan kegiatan besarnya, yakni sensus penduduk 2020.

Hal ini disampaikan Dadang Hardiwan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi saat menggelar coffee morning "Ngopi" di cafe SP2020 bersama awak media.

Pada kesempatan ini Dadang menjelaskan,  Sensus Penduduk 2020 (SP2020) yang ke tujuh ini merupakan sensus pertama yang menggunakan Combined Methode.

Perbedaan SP2010 dengan SP2020 adalah jika SP2010 menggunakan metode manual untuk frame dan pengumpulan data, dan penggunaan data menggunakan kuesioner.

Saat ini Badan Pusat Statistik (BPS) sedang mempersiapkan kegiatan besarnya, yakni sensus penduduk 2020.

Hal ini disampaikan Dadang Hardiwan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi saat menggelar coffee morning
Saat ini Badan Pusat Statistik (BPS) sedang mempersiapkan kegiatan besarnya, yakni sensus penduduk 2020. Hal ini disampaikan Dadang Hardiwan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi saat menggelar coffee morning "Ngopi" di cafe SP2020 bersama awak media. (tribunjambi/fitri amalia)

Sedangkan SP2020 menggunakan Geo Spasial untuk metode frame utama dan menggunakan data pengumpulan data multi metode (PAPI, CAPI, dan CAWI). 

"Perbedaan sensus penduduk kali ini bukan hnaya metode kombinasi, tetapi SP 2020 saat ini menggunakan teknologi terkini, tidak hanya dengan kuisioner, SP 2020 dilakukan secara online," ujarnya.

Dengan adanya data kependudukan bisa dimanfaatkan untuk membantu membangun tata ruang, juga dapat membantu mengetahui kebutuhan perumahan, sarana pendidikan, kesehatan, lapangan pekerjaan, transportasi, teknologi informasi, politik dan keamanan.

Saat ini Badan Pusat Statistik (BPS) sedang mempersiapkan kegiatan besarnya, yakni sensus penduduk 2020.

Hal ini disampaikan Dadang Hardiwan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi saat menggelar coffee morning
Saat ini Badan Pusat Statistik (BPS) sedang mempersiapkan kegiatan besarnya, yakni sensus penduduk 2020. Hal ini disampaikan Dadang Hardiwan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi saat menggelar coffee morning "Ngopi" di cafe SP2020 bersama awak media. (tribunjambi/fitri amalia)

"Namanya data penduduk digunakan oleh semua unsur, dan nanti yang menerima manfaat juga penduduk sendiri, yang merasakan manfaat sensus penduduk masyaraka seluruhnya," ujarnya.

Diakhir acara, BPS dan Media melakukan penandatanganan surat dukungan media untuk bersama-sama mensukseskan Pelaksanaan sensus penduduk 2020 mendatang, dan diakhiri dengan obrolan santai.

"Kita semua mempunyai tanggung jawab untuk mensukseskan sensus penduduk 2020," pungkasnya.

Penulis: fitri
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved