GEGARA Pilot Tumpahkan Kopi di Kokpit, Pesawat Airbus A330-243 Mendarat Darurat di Kebun Jagung

TRIBUNJAMBI.COM, SHANNON - Sebuah pesawat yang mengangkut 337 orang dilaporkan mendarat darurat di

Editor: ridwan
British Airways
Ilustrasi -- Airbus A320 British Airways. 

TRIBUNJAMBI.COM, SHANNON - Sebuah pesawat yang mengangkut 337 orang dilaporkan mendarat darurat di Irlandia setelah pilot tak sengaja menumpahkan kopi di kokpit.

Airbus A330-243 yang terbang dari Frankfurt, Jerman, menuju Cancun, Meksiko, dan hendak melintasi Samudera Atlantik ketika mereka terpaksa mendarat di Shannon.

Dalam laporan Cabang Investigasi Kecelakaan Udara (AAIB) diwartakan BBC Kamis (12/9), insiden itu berlangsung pada Februari lalu.

Dalam laporan AAIB, kopi yang dijatuhkan pilot menyebabkan kokpit mengalami kerusakan, dengan munculnya asap serta bau seperti sirkuit terbakar.

Baca: September Promo di Aston Jambi, Tawarkan Menu Bebek Rp 75 Ribu.nett

Diberitakan Daily Mirror, pilot itu sempat mengalami kesulitan komunikasi karena kopinya tumpah di panel audio, dan menyebabkan pesawat harus mendarat darurat di Shannon.

AAIB tidak mengidentifikasi perusahaan mana yang mengoperasikan pesawat itu dalam penerbangan yang berlangsung pada 6 Februari 2019.

Namun, organisasi non-profit Flight Safety Foundation menyebut pesawat itu berasal dari maskapai Condor Airlines, dan dioperasikan Thomas Cook Airlines.

Baca: Peran BJ Habibie di Balik Kelahiran Telkomsel

Baca: Sinyal Kedekatan Luna Maya dan Faisal Nasimuddin di New York, Berujung ke Kampung Reino Barack

 

AAIB mengungkapkan bahwa kapten pesawat tengah memperhatikan kopilot di Samudera Atlantik ketika pramugrari datang dan menyajikan kopi.

Pilot kemudian menaruh minumannya di nampan. Padahal Airbus sudah merekomendasikan para pilot untuk menggunakan tempat khusus karena nampan mudah terbalik.

Begitu kopi itu terbalik, kebanyakan cairannya memang tumpah di pangkuan pilot.

Baca: Mengenali Penyakit Glaukoma yang Disebut Diderita Thareq Kemal, Putra BJ Habibie dengan Penutup Mata

Namun ada juga yang jatuh di Panel Pengaturan Audio (ACP). Sejumlah kecil cairan kemudian masuk ke ACP1, kemudian ke ACP2 dan membuat dua panel itu panas dan mengeluarkan asap.

Memaksa pilot mengenakan masker oksigen dan melakukan pendaratan darurat.

Untungnya, pesawat mendarat dengan selamat, dengan 326 penumpang dan 11 awak kabin dilaporkan tidak mengalami luka serius atau butuh perawatan.

Baca: Wanita di Batanghari Ini Tewas Tertimpa Pohon Kering, Saat Padamkan Api di Kebun Karet yang Terbakar

Keputusan mendarat darurat biasanya menyebabkan kerugian bagi maskapai antara 10.000 poundsterling, sekitar Rp 173,8 juta, hingga 80.000 poundsterling, atau Rp 1,3 miliar.

AAIB kemudian menyatakan bahwa maskapai sejak saat itu mengubah prosedur dengan memastikan setiap pilot diharuskan mendapat wadah khusus.

PILOT RUSIA DIPUJI BAK PAHLAWAN

Pilot maskapai Rusia Ural Airlines dipuji sebagai pahlawan setelah mampu mendarat darurat di ladang jagung usai menabrak kawanan burung.

Baca: Anak Elvy Sukaesih Ngamuk-ngamuk Bawa Golok dan Rusak Rumah Warga Karena Tak Diutangi Rokok

Pesawat jenis Airbus 321 itu awalnya terbang menuju Simferopol di Crimea ketika menabrak kawanan burung camar tak lama setelah lepas landas dan mengakibatkan gangguan mesin.

Burung segera terhisap ke mesin jet Ural Airlines dan pilot memutuskan mendarat darurat di ladang jagung sekitar 1 km dari ladang jagung dengan roda pendaratan tertarik.

Dilansir AFP Kamis (15/8/2019), pesawat itu membawa total 233 penumpang dan awak kabin dievakuasi menggunakan seluncur karet, dan ada yang dilarikan ke rumah sakit.

Baca: Digilir 4 Buruh, Siswi SMP Ini Terpaksa Layani Nafsu Para Pelaku saat Kepergok Intim dengan Pacar

Kementerian Kesehatan Rusia menyatakan ada 23 orang yang terluka dalam insiden itu, termasuk sembilan bocah.

Ada tujuh orang yang masih terus dipantau. Termasuk satu orang yang dilaporkan mengalami gegar otak. "Semua terjadi dalam hitungan detik. Baru saja kami lepas landas, kami kembali mendarat," kata penumpang bernama Irina Usacheva.

Sang pilot, seorang warga asli Yekaterinburg bernama Damir Yusupov dipuji karena berpikir cepat dengan memutuskan mendarat darurat tak jauh dari Bandara Zhukovsky.

Baca: Tumbuh Kembangkan Semarak Budaya Baca, Strategi Sekolah ini Patut Ditiru Sekolah Lain

Gubernur Sverdlovsk Oblast, region di mana Yekaterinburg berada, Yevgeny Kuyvashev, menyebut awak kabin Ural Airlines menunjukkan kepala dingin dan kemampuan luar biasa.

"Dia (Yusupov) dan timnya sudah menyelamatkan 233 orang. Mereka sangat luar biasa," puji Kuyvashev.

Media Rusia kemudian membandingkannya dengan insiden maskapai AS US Airways yang harus melakukan pendaratan darurat di Sungai Hudson pada 2009 silam.

Baca: Kronologi Lengkap Tewasnya Adik Boy William, Tabrak Tembok Rumah Warga dengan Kecepatan Tinggi

Baca: Nasib Kapten Babel United Nyaris Tewas Setelah Hampir Menelan Lidah Sendiri, Mirip Fernando Torres

Baca: Sidang Praperadilan, Kasus Dugaan Salah Tangkap, Jawaban Saksi Termohon Berobah-obah

Baca: Polres Bungo Ekspose Tiga Tersangka Kasus Karhutla di Bungo

 

Insiden kawanan burung yang menabrak pesawat merupakan fenomena umum dengan ribuan laporan terjadi setiap tahun di AS. Namun, jarang menyebabkan kerusakan hebat pada pesawat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pilot Maskapai Rusia Ural Airlines Dipuji Setelah Mendarat Darurat Usai Tabrak Burung",

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pilot Tumpahkan Kopi di Kokpit, Pesawat Mendarat Darurat",

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved