Berita Jambi
Tumbuh Kembangkan Semarak Budaya Baca, Strategi Sekolah ini Patut Ditiru Sekolah Lain
Tumbuh Kembangkan Semarak Budaya Baca, Strategi Sekolah ini Patut Ditiru Sekolah Lain
Penulis: Fitri Amalia | Editor: Deni Satria Budi
Tumbuh Kembangkan Semarak Budaya Baca, Strategi Sekolah ini Patut Ditiru Sekolah Lain
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Kamis (12/9/2019) pagi, Sekolah Dasar (SD) Negeri 131 Kota Jambi, mengadakan kegiatan Kamis Literasi.
Kamis Literasi merupakan program yang digulirkan sekolah itu dalam meningkatkan minat baca siswa.
Tepat pukul 07.15 WIB, satu di antara siswa SD Negeri 131, Cheisha Mutiara Az-Zahra bersama seluruh warga sekolah, termasuk orangtua mereka mengambil buku yang dibagikan guru piket pada hari itu untuk membaca buku bersama-sama di lingkungan halaman sekolah.

Program Kamis Literasi di SD Negeri 131 Kota Jambi sudah berjalan sejak setahun belakangan ini.
Program ini dibuat usai sekolah yang berlokasi di Jalan Kapt A Khatib, Pematang Sulur, Telanaipura ini mendapatkan pelatihan tentang budaya baca Program PINTAR Tanoto Foundation.
Dampaknya, geliat literasi dan budaya baca di SDN 131 Kota Jambi mulai menampakkan hasilnya.
Kepala SDN 131, Basyir menyebutkan, di program Kamis Literasi ini setiap minggu, temanya akan selalu berganti.
Baca: Tingkatkan Minat Baca, Dinas Perputakaan Tanjab Barat Gandeng Stakeholder
Baca: Sambut Penyelenggaraan Hari Kopi Internasional di Jambi, Transmart Gelar Classic Coffee Festival
Baca: Polda Jambi dan Jajaran Tahan 19 Tersangka Karhutla, Adakah dari Koorporasi? Ini Rinciannya
“Ada petualangan, ada cerita hewan dan lainnya,” ujarnya, Kamis (12/9).
Tidak hanya mengganti tema setiap minggu, setelah membaca siswa juga akan menceritakan kembali.
‘’Tujuannya, agar apa yang dibaca dapat difahami oleh siswa, juga untuk melatih kemampuan berbicara siswa,” jelasnya.
Baca: Dinas Pendidikan Tanjab Timur Targetkan Empat Kecamatan Jadi Mitra Tanoto
Baca: Sidang Praperadilan Kasus Salah Tangkap, Romel: Tahulah Saya Masak Itu Aja Nggak Tahu
Baca: Kasus Dugaan Salah Tangkap, PH Sebut Pemohon Saat Kejadian Kerusuhan SMB-WKS Tidak Berada di Lokasi
Baca: VIDEO: Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun di Parepare Ramai Dikunjungi Warga
Menurutnya, orang tua juga aktif memberikan dukungan, seperti infaq buku bacaan non mata pelajaran.
“Prinsipnya adalah tidak ada paksaan dan dimusyawarahkan bersama, dari siswa, oleh siswa dan kembali ke siswa,” katanya.
Sementara itu, Nurfaidah, guru Kelas VA menyebutkan, sebelumnya pembelajaran di SD 131 hanya menggunakan metode ceramah atau penjelasan tanpa ada refleksi di depan kelas dan tidak melibatkan lingkungan sekolah.

"Siswa hanya mendengarkan tanpa diberi kesempatan aktif," katanya.
Namun kini, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) lebih aktif dan saat guru mengajar lebih kreatif, siswa juga aktif dalam pembelajaran.
"Siswa lebih aktif bertanya dan menjawab pertanyaan serta berani tampil di depan kelas tidak malu-malu lagi seperti sebelumnya," ujarnya.
Tumbuh Kembangkan Semarak Budaya Baca, Strategi Sekolah ini Patut Ditiru Sekolah Lain (Fitri Amalia/Tribunjambi.com)