Berita Merangin

Pasien Meningkat, Ratusan Warga di Merangin Terserang Diare dan ISPA, Didominasi Anak-anak

Pasien Meningkat, Ratusan Warga di Merangin Terserang Diare dan ISPA, Didominasi Anak-anak

Pasien Meningkat, Ratusan Warga di Merangin Terserang Diare dan ISPA, Didominasi Anak-anak
Net
Ilustrasi. Pasien Meningkat, Ratusan Warga di Merangin Terserang Diare dan ISPA, Didominasi Anak-anak

Pasien Meningkat, Ratusan Warga di Merangin Terserang Diare dan ISPA, Didominasi Anak-anak

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Penyakit diare dan inspeksi saluran pernapasan akut (ISPA) meningkat di Kabupaten Merangin. Sepanjang Agustus 2019 lalu, ratusan anak di Kabupaten Merangin, sudah terserang penyakit ini.

Seperti yang diungkapkan Direktur RSD Kolonel Abundjani Bangko, Berman Saragih. Katanya, penderita diare dan ISPA meningkat drastis sejak pertengahan Agustus lalu.

"Peningkatan paling banyak itu sejak pertengahan Agustus. Penderita diare didominasi usia anak-anak," jelas Berman.

Baca: Dikepung Kabut Asap, Ribuan Warga Tanjab Timur Menderita ISPA

Baca: WASPADA - Salah Mengolah Makanan, 6 Olahan Ini Bisa Sebabkan Mual, Sakit Perut Hingga Diare

Baca: Temuan Perahu Kuno di Lambur, Tanjabtim, Diduga Lokasi Jalur Anak Sungai yang Ramai di Era 1905

Berman menyebutkan penderita diare Juli lalu yang berobat ke rumah sakit baik rawat inap maupun rawat jalan, berjumlah 52 pasien.

Sedangkan disepanjang Agustus, penderita diare meningkat drastis terutama yang rawat inap mencapai 139 pasien.

"Sementara penderita diare rawat jalan berjumlah 83 pasien. Memang Agustus ini jauh meningkat, karena musim kemarau sudah lama ngak turun hujan," ungkap Berman.

Baca: Kecelakaan Nganjuk-Madiun, Misteri Ucapan Nabrak dan Keanehan Usai Kecelakaan Maut Renggut 3 Nyawa

Baca: Info Terbaru CPNS 2019 Usia Pelamar Maksimal 40 Tahun, Berikut Ini Daftar Posisi yang Terbuka

Baca: VIDEO: Detik-detik Bus Mira vs Toyota Innova Kecelakaan Maut di Nganjuk, 3 Orang Meninggal di Tempat

Sementara penderita ISPA yang berobat ke RSD Kolonel Abundjani Bangko juga meningkat di bulan Agustus total rawat inap dan rawat jalan 34 pasien.

"Dibukan Juli 40 pasien, biasanya ISPA ini banyak berobat ke puskesmas," sebutnya.

Terkait meningkatnya penderita diare, dikatakan Berman dipengaruhi faktor makanan yang tidak sehat.

"Ini kasusnya banyak anak-anak usia sekolah, yang suka jajan sembarangan. Ini musim kemarau debu banyak, itu bisa menyebabkan masuk ke jajanan dan itu dibeli anak-anak hingga mudah terjangkit diare," sebutnya.

"Ini juga karena air yang tidak bersih dan udara yang tidak sehat. Jadi itu bisa dicegah dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan mengurangi aktivitas diluar rumah," tambahnya lagi.

Pasien Meningkat, Ratusan Warga di Merangin Terserang Diare dan ISPA, Didominasi Anak-anak (Muzakkir/Tribunjambi.com)

Penulis: muzakkir
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved