Berita Tanjab Timur

Temuan Perahu Kuno di Lambur, Tanjabtim, Diduga Lokasi Jalur Anak Sungai yang Ramai di Era 1905

Temuan Perahu Kuno Diduga Merupakan Jalur Anak Sungai yang Ramai Digunakan Kapal di Era 1905

Temuan Perahu Kuno di Lambur, Tanjabtim, Diduga Lokasi Jalur Anak Sungai yang Ramai di Era 1905
tribunjambi/Abdullah Usman
Temuan Perahu Kuno Diduga Merupakan Jalur Anak Sungai yang Ramai Digunakan Kapal di Era 1905 

Temuan Perahu Kuno Diduga Merupakan Jalur Anak Sungai yang Ramai Digunakan Kapal di Era 1905

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dengan temuan bagian Barat dan Timur perahu kuno berbentuk kerucut, di Desa Lambur Satu, peneliti memastikan perahu kuno Lambur, bukan berjenis perahu Vinisi.

Dari hasil penelitian sementara yang telah berjalan 80 persen, tim peneliti sudah dapat menyimpulkan pada bagian ujung ujung perahu kuno tersebut berbentuk lancip, dengan ukurannya sama 40 an cm dan panjang 24 cm.

"Dengan temuan tersebut otomatis mematahkan dugaan jika perahu tersebut berbentuk perahu Vinish. Karena perahu Vinish pada bagian sisi lain tidak berbentuk lancip melainkan dempak, dan juga tidak menggunakan ijuk sebagai pengikat itu ciri khas yang paling menonjol sebagai pembeda," jelas Arkeolog UI, Ali Akbar, sekaligus ketua tim penelitian perahu kuno Lambur.

Baca: Ekskavasi Perahu Kuno di Lambur, Tanjabtim Sudah 80 Persen, Diketahui Bentuk Ujung & Pangkal Kerucut

Baca: VIDEO: Detik-detik Bus Mira vs Toyota Innova Kecelakaan Maut di Nganjuk, 3 Orang Meninggal di Tempat

Baca: Kondisi Terkini BJ Habibie, Ditangani oleh Berbagai Dokter Spesialis dengan Didang Keahlian

Menurutnya, selain temuan bagian ujung ujung kapal berbentuk lancip, peneliti juga berhasil mengungkap sejarah geografis lokasi temuan perahu kuno tempo dulu.

"Berdasarkan hasil temuan awal lalu dan disandingkan dengan peta tempo dulu diketahui posisi perahu kuno lambur ini berada di pinggiran sungai sungai dan disangga dengan tiang tiang kayu," ujarnya.

"Jadi kapal ini berada di pinggiran anak sungai yang dikenal dalam peta belanda dengan sungai lambur, jadi kapal ini tidak berada di atas daratan melainkan di bibir sungai," jelasnya.

Baca: Sehari Pasca Dilantik, Anggota DPRD Provinsi Jambi, Hadiri Undangan Kopi Morning Gubernur Fachrori

Baca: Pesona Model Barbie Nouva yang Mengaku Dirudapaksa Pria Tua, Ultah Dihadiri Maria Ozawa

Baca: Curiga Lampu Ruangan Sekolah Masih Nyala, Oknum Kepsek dan Guru Ternyata Lagi Asik Kuda-kudaan

Baca: Diduga Kesal Karena Ajakan Menikah Ditolak, Pria Pasangan Selingkuh Ini Sebar Video Mesum

Dengan Demikian kuat dugaan, situs perahu kuno ini bersandar di pinggiran anak sungai (sungai lamboer) pada tahun 1905 sungai itu masih ada sekarang sudah pendagkalan.

Namun belum diketahui dalam perbaikan atau pembuatan. Dugaan tersebut diperkuat dengan beberapa temuan perahu diduga juno lainnya yang memiliki lokasi yang sama di sepanjang aliran sungai Lambur.

"Jadi perkiraannya kapal kapal yang ditemukan ini sedang berlabuh di pinggiran anak sungai. Selain itu berjarak 100 m dari pagar situs perahu kuno ini tim menemukan tiang tiang diduga sisa dermaga tempo dulu yang terbuat dari batang nibung lengkap dengan tali ijuk semakin memperkuat dugaan tadi," jelasnya.

Untuk selanjutnya ekskavasi ini masih akan dilakukan hingga Dua minggu ke depan. Selanjutnya dilakukan pengukuran di wilayah luar situs (bagian luar pagar) dengan menggunakan alat khusus untuk mendeteksi ugaan ada temuan lain yang masih terkubur.

"Jika dari pengukuran menggunakan alat khusus tadi menemukan temuan baru lebih besar, kemungkinan penelitian ini akan terus berlanjut," pungkasnya.

Temuan Perahu Kuno Diduga Merupakan Jalur Anak Sungai yang Ramai Digunakan Kapal di Era 1905 (Abdullah Usman/Tribunjambi.com)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved