Fakta Terbaru, Pemeran Adegan Mesum Pernah Suami Istri: Ternyata Sekali Main V Dibayar Segini

TRIBUNJAMBI.COM - Polisi terus mengembangkan kasus video syur "Vina Garut" yang terjadi di Garut, Jawa

Fakta Terbaru, Pemeran Adegan Mesum Pernah Suami Istri: Ternyata Sekali Main V Dibayar Segini
ist
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Polisi terus mengembangkan kasus video syur "Vina Garut" yang terjadi di Garut, Jawa Barat.

Tak hanya pemeran dan penyebarnya, polisi juga mengejar pembeli video pornografi tersebut.

Langkah ini untuk menghentikan penyebaran dan pembelian video asusila itu. Hal itu disampaikan Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna di Mapolres Garut, Jawa Barat, Jumat (16/8).

Baca: Ini Deretan Nama 68 Anggota Paskibra yang Sudah Dikukuhkan Presiden Jokowi, Ini Asal dan Sekolahnya

"Video itu masih banyak beredar karena ada peminatnya. Kami cegah itu," ujar Budi.

Budi meminta masyarakat yang telanjur memiliki video itu untuk segera menghapusnya.

Sebab, mereka bisa dijerat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Kitab Undang- undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pasal pornografi.

Baca: DPRD Merangin Gelar Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

"Sudah cukup, hapus, jangan disebar lagi. Kasusnya sekarang sudah ditangani," katanya.

Penelusuran Tribun, video "Vina Garut" masih diperjualbelikan di media sosial Twitter hingga kemarin malam.

Pembeli membayarnya dengan mengirim pulsa senilai Rp 50 ribu kepada akun twitter milik penjual. Pemilik akun twitter tersebut mengaku memiliki tujuh file.

Baca: Kordinator Aksi Pembakaran Ban dan Sebabkan 4 Polisi Terbakar Jadi Buron, 15 Mahasiswa Diamankan

Budi mengatakan tengah menyelidiki komersialisasi video tersebut di Twitter. Indikasinya video itu diunggah oleh tersangka A alias Rayya.

Halaman
1234
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved