Dua Pelaku Pembakaran Lahan di Tanjab Timur Ditangkap, Warga Sadu Terancam 10 Tahun Penjara

Polisi resort Kabupaten Tanjung Jabung Timur amankan dua pelaku pembakaran hutan. Kedua tersangka diancam hukuman 10 tahun penjara.

Dua Pelaku Pembakaran Lahan di Tanjab Timur Ditangkap, Warga Sadu Terancam 10 Tahun Penjara
Tribunjambi/Abdullah Usman
Polres Tanjab Timur menangkap dua pelaku pembakaran lahan. 

Dua Pelaku Pembakaran Lahan di Tanjab Timur Ditangkap, Warga Sadu Terancam 10 Tahun Penjara 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAKPolres Tanjab Timur amankan dua pelaku pembakaran hutan. Kedua tersangka diancam hukuman 10 tahun penjara.

Dalam konferensi pers yang digelar di Polres Tanjung Jabung Timur tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjabtim AKBP Agus Desri Sandi. Dalam rilisnya kapolres mengatakan penangkapan kedua tersangka berdasarkan laporan dan patroli lapangan.

"Kejadian pembakaran lahan tersebut terjadi pada hari Senin 29 Juli 2019 lalu sekira pukul 15.30 WIB di Parit 5 Rt 09, Kecamatan Sadu," ujar Kapolres.

Adapun kronologis kejadian bermula, pada hari dan tanggal tersebut ada laporan kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Sadu, dan ditindaklanjuti oleh Polsek Sadu bersama manggala agni, babinsa dan langsung memadamkan api.

"Dari kebakaran yang diduga akibat kesengajaan tersebut membakar lahan seluas 3 hektar, api juga nyaris merembet ke lokasi lain," jelasnya.

Baca: Atasi Masalah TB Paru, Pemkot Jambi akan Bedah 600 Rumah Kumuh

Baca: Kunjungi Lapas Perempuan, Bupati Masnah Ingin Hasil Kerajinan Jadi Peluang Bisnis

Baca: Siapkan Berkas, Pemkab Sarolangun Buka Lelang Jabatan untuk Tujuh Instansi

Baca: Empat Kader PAN Ini Berpeluang Maju di Pilkada Bungo 2020

Lebih lanjut dikatakan Kapolres, untuk kedua tersangka berinisial Inisial S dan E, diketahui merupakan pemilik lahan yang terbakar tersebut. Saat ini telah diamankan.

Kedua tersangka melakukan pelanggaran perkara No 56 ayat 1 jo 108 tentang perkebunan, dengan ancaman hukuman penjara selama 10 tahun penjara.

"Sejauh ini baru dua TSK yang diamankan kasus lainnya dalam penyelidikan. Sedangkan kasus kebakaran oleh perusahaan belum ada baik kejadian maupun laporan," pungkasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved