Atasi Masalah TB Paru, Pemkot Jambi akan Bedah 600 Rumah Kumuh

Hingga akhir Juli 2019 penyakit HIV/AIDS di Kota Jambi mencapai 46 jiwa. 23 pasien Diantaranya berasal dari warga Kota Jambi.

Atasi Masalah TB Paru, Pemkot Jambi akan Bedah 600 Rumah Kumuh
Tribunjambi/Rohmayana
Wakil Wali Kota Jambi, Maulana. 

Atasi Masalah TB Paru, Pemkot Jambi akan Bedah 600 Rumah Kumuh

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Wakil Wali Kota Jambi, membuka pertemuan lintas sektor Program TB (Tuberkulosis) paru dan HIV tingkat Kota Jambi tahun 2019, di Aula Dinkes Kota Jambi Rabu, (14/8).

Kepala Dinkes Kota JambiI Ida Yulianti, bersama kepala Puskesmas se-Kota Jambi, instansi terkait dan masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut.

Ida Yuliati, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menemukan titik terang terkait penyakit TB paru dan HIV. Berkumpulnya semua sektor dalam kegiatan ini, diharapkan bisa mendapatkan solusi dalam permasalahan ini.

Menurutnya hingga akhir Juli 2019 penyakit HIV/AIDS di Kota Jambi mencapai 46 jiwa. 23 pasien Diantaranya berasal dari warga Kota Jambi, sementara 23 lainnya berasal dari luar Kota Jambi.

Data tersebut dianggap masih sama dengan tahun sebelumnya. Karena pada 2018 jumlah penderita HIV/AIDS mencapai 120 penderita. 91 di antaranya berasal dari Kota Jambi dan dan 29 berasal dari luar Kota Jambi.

Baca: Kunjungi Lapas Perempuan, Bupati Masnah Ingin Hasil Kerajinan Jadi Peluang Bisnis

Baca: Siapkan Berkas, Pemkab Sarolangun Buka Lelang Jabatan untuk Tujuh Instansi

Baca: Empat Kader PAN Ini Berpeluang Maju di Pilkada Bungo 2020

Baca: Jemaah Calon Haji Asal Batanghari Meninggal di Mekkah Karena Sesak Nafas

Baca: Diduga Gangguan Jiwa, Hamsah Tega Bacok Istrinya hingga Tewas, Kini Masih Berkeliaran Bawa Parang

Dirinya juga menyampaikan melalui pertemuan lintas sektor kesehatan, Pemerintah Kota Jambi nantinya akan dapat masukan laporan secara komprehensif bagaimana menangani penyakit TB Paru dan HIV.

"Karena memang di Kota Jambi dengan tingginya angka narkoba, waria, LGBT dan gangguan jiwa merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi Maulana mengatakan bahwa polemik tentang TB dan HIV saat ini memang menjadi PR besar bagi pemerintah. Berbagai program unggulan dan kegiatan melalui Dinas Kesehatan dan instansi terkait sangat diperlukan.

“Karena ini adalah permasalah besar yang harus dihadapi bersama-sama," kata Maulana.

Maulana juga menegaskan, Pemerintah Kota Jambi juga memiliki program unggulan untuk mencegah dan mengatasi TB, salah satunya yaitu Program Bedah Rumah Kumuh. Wawako mengatakan, tahun ini ada 600 rumah yang akan dibedah.

"Kedepan bagi warga yang kurang mampu dan terjangkit TB bisa langsung melaporkan kepada Pemerintah Kota atau perangkat desa, agar rumahnya bisa direnovasi layak," kata Maulana.

Bahkan Maulana menekankan kepada rumah sakit pemerintah maupun swasta untuk meyiapkan tenaga SDM dan peralatan agar bisa menangani persoalan TB Paru dan HIV.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved