Pulihkan DAS, BPDASHL Batanghari Tanam Pohon Mangrove di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal

Memperingatan Hari Konservasi Alam Nasional 2019, BPDASHL Batanghari melakukan penanaman mangrove dan pemulihan DAS Kampung Hijau Sejahtera.

Pulihkan DAS, BPDASHL Batanghari Tanam Pohon Mangrove di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal
Tribunjambi/Darwin
Memperingatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2019, BPDASHL Batanghari melakukan penanaman mangrove dan pemulihan DAS Kampung Hijau Sejahtera, di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat, Rabu (7/8/2019). 

Pulihkan DAS, BBKSDA Tanam Seratusan Pohon Mangrove di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Memperingatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2019, BPDASHL Batanghari melakukan penanaman mangrove dan pemulihan DAS Kampung Hijau Sejahtera, di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat, Rabu (7/8/2019).

Peringatan HKAN yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengelolaan Daerah Air Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) yang bekerja sama dengan dinas lingkungan hidup, BNPB, kementrian kelautan dan perikanan ini dihadiri langsung Staf Ahli Bupati Tanjabbar bidang ekonomi dan pembangunan Ahmad Paloge

Ketua Penyelenggara Kepala BPDASHL Batanghari Sakhid menyampaikan penanaman terkait Hari Konservasi Alam Nasional dan pihaknya bersama OASE menanaman Mangrove serentak di 12 Provinsi.

"Penanaman mangrove ini dilaksanakan serentak di 12 provinsi di Indonesia dan dipusatkan di Pancur, Kota Batam. Salah satunya di Provinsi Jambi yaitu Kecamatan Tungkal Ilir, Desa Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat. Diinisiasi Gerakan Peduli Mangrove bersamaan padu serasi OASE (Organisasi aksi solideritas Era) Kabinet kerja tahun 2015-2019 secara serentak di 12 Provinsi di Indonesia," katanya.

Baca: Ngantuk, Mobil Warga Palembang Nyungsep ke Parit di Muara Bulian Jambi

Baca: Jelang Idul Adha, Stok Daging Beku Bulog Kuala Tungkal Kosong

Baca: 4 Item Ini Dibandrol Super Murah di Hypermat, Khusus Pengguna OVO Cash

Baca: Kembangkan Wisata Geopark Merangin, Pemerintah Gelontorkan Rp 10 Miliar

Baca: Polres Bungo Ekspose Dua Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Alkes Puskesmas

Pihaknya pun sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan penanaman mangrove di Kabupaten Tanjab Barat tersebut. Tak lain karena Pemkab Tanjab Barat telah berkomitmen penuh dalam pengembangan potensi hutan mangrove, sebagai upaya mencegah abrasi sekaligus menyelamatkan ekosistem.

Penanaman mangrove ini bahkan diharapkan bisa mendukung sektor wisata di wilayah setempat.

"Upaya seperti ini perlu terus kita bina dan kembangkan, sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya lingkungan hidup yang baik, dengan kesadaran sendiri berperan aktif dalam menjaga dan melakukan rehabilitasi hutan mangrove," ujarnya.

Penanaman secara simbolis yang dihadiri OPD Provinsi Jambi, dan Unsur Forkompinda Provinsi Jambi dan OPD, unsur Forkompinda Kabupaten Tanjab Barat juga Ketua Penyelenggara Kepala BPDASHL Batanghari Sakhid dan Ketua Pelaksana Kepala Seksi Evaluasi DASHL Yitno Yuwono.

Selain ikut berpartisipasi pelaksanaan penanaman Mangrove Bakti Rimbawan KPHP Tanjabar, IKA-SKMA Provinsi Jambi, Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Mangrove Kabupaten Tanjab Barat.

Halaman
123
Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved