Berita Muarojambi

Penampakan Dampak Stopel Batubara, Kesehatan Warga Desa Muara Jambi, Mulai Terancam

Penampakan Dampak Stopel Batubara, Kesehatan Warga Desa Muara Jambi, Mulai Terancam

Penampakan Dampak Stopel Batubara, Kesehatan Warga Desa Muara Jambi, Mulai Terancam
Tribunjambi/Samsul Bahri
Penampakan Dampak Stopel Batubara, Kesehatan Warga Desa Muara Jambi, Mulai Terancam 

"Kalau sekarang tu, batuk, nafas dak tahan kalau ngirup udara ni. Samo mato yang perih. Anak-anak yang kito kasiannyo, apolagi anak-anak SD yang dekat sini. Yang pakai masker enak, yang dak pakek masker itu kito kasiannyo. Apolagi kalau ado anak kecil kayak sayo ni," beber Bujang.

Bujang menyebutkan bahwa bersama dengan masyarakat lainnya telah berbicara dengan masyarakat setempat yang bekerja di stopel batubara tersebut.

"Ado tetanggo dekat sini kan kerjo di situ. Kito minta sampaikan keluhan kito ke pengawasnyo. Kalau biso tu siang jangan beroperasi, apolagi musim kemarau kek gini. Angin kencang debu tu terbang," sebut Bujang.

Debu dari batubara yang beterbangan kerumah warga
Debu dari batubara yang beterbangan kerumah warga (Tribunjambi/Samsul Bahri)

Hanya saja kata Bujang, setelah disampaikan ke pengawas stopel, aktivitas di siang hari masih terus berjalan.

Hal senada juga disampaikan Mastur, warga setempat yang juga merasakan dampak dari debu batubara.

"Dampak yang kita rasakan itu kesehatan, seperti air, tanaman kami. Dan, lagi anak-anak sekolah tiap hari bersihkan bangku sekolah itu. Anak-anak juga sekarang sudah kena dampaknya seperti batuk,"ujarnya

Diakui Mastur, Ia berharap kepada pemerintah daerah Muarojambi, untuk dapat mencopot izin dari perusahaan batubara tersebut.

Baca: Bantai Filipina 4 0. Timnas U-15 Indonesia Kokoh di Puncak Klasemen Piala AFF U-15 2019

Baca: Fasha Salahkan Konsultan, Sidak Pelebaran Jalan Pintu Besi, Ada Bagian Proyek yang Tidak Dikerjakan

Baca: Mencuat Nama 4 Sosok Pengganti Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Siapa Saja Mereka?

Karena menurutnya, debu batubara mungkin tidak memberikan dampak secara cepat, namun jika dibiarkan maka akan berdampak yang luas.

"Kami minta kepada pemerintah untuk mencabut izin dari perusahaan tersebut," pintanya.

Ini juga menjadi permintaan dari Ali, yang juga merasakan dampak dari debu batubara tersebut.

Halaman
123
Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved