Orang Pendek Berkaki Terbalik di Kerinci Bikin Peneliti Inggris Kebingungan, Pasang Jebakan Kamera

Sejauh ini, para saksi yang mengaku sudah beberapa kali melihat, menggambarkan tinggi orang pendek berkaki terbalik 85-130 Cm. Ada yang bilang ...

Orang Pendek Berkaki Terbalik di Kerinci Bikin Peneliti Inggris Kebingungan, Pasang Jebakan Kamera
Capture Youtube/Fredography
Ilustrasi rekaman pengendara sepeda motor bertemu orang pendek di Aceh. 

Kemudian ada metode menjebak pada suatu tempat, dimana terdapat beberapa kamera yang selalu siap untuk menangkap aktivitas mereka.

Namun, akhirnya rasa putus asa dan frustasi selalu menghinggap di diri mereka, ketika hasil ekspedisi selama ini yang mereka lakukan, belum mendapat hasil yang memuaskan alias nihil.

Beberapa pakar Cryptozoology mengatakan, bahwa Orang Pendek mungkin memiliki hubungan yang hilang dengan manusia. Apakah mereka merupakan sisa-sisa dari genus Australopithecus?

Banyak Paleontologiest mengatakan, bahwa jika anggota Australopithecus masih ada yang bertahan hidup hingga hari ini, maka mereka lebih suka digambarkan sebagai seekor siamang.

Pertanyaan mengenai identitas Orang Pendek yang banyak dikaitkan dengan genus Australopitechus ini, sedikit pudar dengan ditemukannya fosil dari beberapa spesies manusia kerdil di Flores beberapa tahun yang lalu.

Ciri-ciri fisik spesies ini sangat mirip dengan penggambaran mengenai Orang Pendek, dimana mereka memiliki tinggi badan tidak lebih dari satu seperempat meter, berjalan tegak dengan dua kaki, dan telah dapat mengembangkan perkakas/alat berburu sederhana, serta telah mampu menciptakan api.

Diperkirakan hidup antara 35000 – 18000 tahun yang lalu.

Apakah keberadaan “Uhang Pandak” benar-benar merupakan sisa-sisa dari Homo Floresiensis yang masih dapat bertahan hidup? Secara jujur, para peneliti belum dapat menjawabnya.

Peneliti mengetahui, bahwa setiap saksi mata yang berhasil mereka temui mengatakan, lebih mempercayai Orang Pendek sebagai seekor binatang.

Debbie Martyr dan Jeremy Holden, juga mempertahankan pendapat mereka, bahwa Orang Pendek adalah seekor siamang luar biasa dan bukan hominid.

Terlepas dari benar tidaknya mereka adalah bagian dari makhluk halus, binatang, atau pun ras manusia yang berbeda.

Dunia tentunya masih menyimpan misteri tentang mereka yang harus terus dilakukan penelitian keberadaannya.

14112017_danau kaco
Danau Kaco, Kerinci, Jambi (Tribun Jambi)

Intinya, meski manusia modern saat ini sudah begitu tinggi ilmu pengetahuan dan teknologinya, namun ternyata masih kalah dengan ilmu gaib yang dimiliki Orang Pendek di Kerinci.

Masa iya, tetapi itulah yang terjadi. (Salman Rasyidin)

Daerah lain di Indonesia

Menambah referensi tentang orang pendek berkaki terbalik, wikipedia menuliskan Orang Pendek merupakan nama yang paling umum diberikan untuk kryptid yang dilaporkan hidup di hutan-hutan pulau Sumatera.

Binatang ini telah dilihat dan didokumentasikan selama 100 tahun oleh penghuni hutan, penduduk desa, kolonis Belanda, ilmuwan, dan pengelana Barat.

Menurut para saksi, binatang ini merupakan primata bergerak yang hidup di tanah dan ditutupi oleh bulu pendek dan memiliki tinggi antara 80-150 cm.

Di sejumlah daerah di Indonesia banyak beredar informasi tentang orang pendek dengan nama lokal masing-masing.

Di Gorontalo, orang mengenalnya dengan sebutan mangubi, dengan identifikasi yang beragam, mulai dari sejenis binatang (seperti monyet) hingga makhluk menyerupai manusia.

Umumnya mendeskripsikan mangubi sebagai makhluk yang menyukai udang sungai.

Mereka menangkap udang dengan menggunakan bulu kepalanya yang panjang yang berfungsi sebagai saringan/jala. (*)

Baca Juga

 Mengapa Anak Pak Tarno dari Istri Pramugari Cantik Tak Mirip? Terbongkarnya Asmara Pesulap Unik

 Siapa Sebenarnya Angela Herliani Tanoesoedibjo? Disebut-sebut Jadi Bakal Calon Menteri Jokowi

 Koalisi Indonesia Adil dan Makmur Dibubarkan Prabowo, Langkah Politik Diserahkan ke Partai

 Ramalan Gus Dur tentang Kejadian akhirnya Terbukti, Tokoh-tokoh Ini Menyaksikan Langsung

 Kronologi Helikopter TNI AD Hilang Kontak di Papua, 12 Orang Ada di Dalam Pesawat

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved