Kisah Militer RI

Usai Pintu Pesawat DC-9 Garuda Woyla Diterjang Kopassus, Serangan Kilat Terjadi, Semua Teroris Tewas

Usai Pintu Pesawat DC-9 Garuda Woyla Diterjang Kopassus, Serangan Kilat Terjadi, Semua Teroris Tewas

Usai Pintu Pesawat DC-9 Garuda Woyla Diterjang Kopassus, Serangan Kilat Terjadi, Semua Teroris Tewas
Kolase/Kompas.com
Korban Pesawat Woyla dan Kopassus 

Usai Pintu Pesawat DC-9 Garuda Woyla Diterjang Kopassus, Serangan Kilat Terjadi, Semua Teroris Tewas

TRIBUNJAMBI.COM - Kisah Achmad Kirang, untuk zaman sekarang pastinya tidak lagi banyak diketahui.

Namun bila berbicara Kopassus, sosok tadi sangat berpengaruh dan rela bertaruh nyawa demi membuat nama Kopassus dibanggakan dunia.

Berkat Achmad Kirang dan perjuangan Kopassus pernah membuat dunia geger. Indonesia jadi perhitungan di mata dunia berkar aksi pembebasan sandera Woyla.

Operasi pembebasan sandera penumpang pesawat Garuda Woyla dari tangan teroris yang dilakukan oleh Kopassus dan melahirkan seorang pahlawan.

Letnan Satu Anumerta Achmad Kirang gugur di medan laga saat operasi pembebasan sandera.

Baca Juga:

Diisolasi di Dalam Penjara, Pelaku Penembakan Jamaah Masjid di Selandia Baru Keluhkan Hal Ini

SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Masterchef Indonesia Season 5 di RCTI, Siapa yang Akan Pulang?

PESAWAT Mendadak Kembali ke Bandara, Pramugari Usir Ayah dan Balitanya: Ternyata Ini yang Terjadi

VIDEO: Reino Barack Pimpin Salat Berjamaah, Syahrini Pernah Mengaku Terpesona Bacaannya

Nama Achmad Kirang merupakan salah satu cikal bakal berdirinya Detasemen 81 Kopassus yang merupakan pasukan 'Super' Kopassus untuk menanggulangi teror.

Dikutip Tribunjambi.com dari berbagai sumber, Achmad Kirang meninggal dunia setelah peluru menembus peluru di perut bagian bawah.

Kirang yang saat itu pangkatnya Calon Perwira termasuk satu diantara 35 pasukan Kopassandha sekarang ini Kopassus yang diberangkatkan dari Jakarta menuju bandara Don Muang di Thailand.

Kisah berawal saat pesawat DC-9 Woyla dari Jakarta tujuan Medan dibajak dan dibawa ke Thailand. Para teroris berencana membawa pesawat tersebut ke Libya.

Mereka menuntut uang tebusan dan juga pembebasan kawan-kawan mereka sebelumnya yang telah tertangkap.

Baca Juga:

Chef Juna, Pernah Jadi Berandalan Hingga Hijrah ke AS Perbaiki Diri dan Miliki Lisensi Pilot

Sinopsis Film Inferno Tayang Malam Ini, Langdon Pecahkan Teka-teki Lukisan Neraka Dante Alieghieri

Debt Collector Tak Hanya Babak Belur, Dibikin Tewas oleh Massa Setelah Rampas Mobil Nasabah

Achmad Kirang saat penyerbuan ke dalam pesawat berada di tim hijau.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved