Berita Viral
Ahmad Sahroni Diduga Kabur ke Singapura, Ferry: Pengecut Bermental Culun
Lewat media sosial, Ferry Irwandi secara blak-blakan menyebut Ahmad Sahroni pengecut bermental culun.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM - Aksi demo yang menewaskan driver ojol, Affan Kurniawan, menyulut amarah aktivis sekaligus pendiri Malaka Project, Ferry Irwandi.
Dia tak segan melontarkan makian keras kepada Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni.
Makian kepada Sahroni itu atas pernyataannya dianggap menjadi pemicu kerusuhan.
Lewat media sosial, Ferry Irwandi secara blak-blakan menyebut Ahmad Sahroni pengecut bermental culun.
Hal itu setelah mendapatkan kabar yang diduga menunjukkan anggota dewan tersebut hendak kabur ke Singapura.
Kejadian bermula ketika Ahmad Sahroni, kala itu menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI, melontarkan pernyataan kontroversial pada 22 Agustus 2025.
Saat kunjungan kerja di Polda Sumatra Utara, ia menyebut para demonstran yang menuntut pembubaran DPR sebagai "orang tolol sedunia."
"Mental manusia yang begitu adalah mental manusia tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia," kata Ahmad Sahroni.
Tak hanya itu, Sahroni juga mengklaim dukungannya kepada Polda Metro Jaya untuk menangkap para pelaku anarkis.
Termasuk yang masih di bawah umur. Ia bahkan menyebut mereka "brengsek."
Baca juga: Ahmad Sahroni Resmi Dicopot dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ini Sosok Penggantinya
Baca juga: Nyawa Syaiful Tak Tertolong Usai Lompat dari Lantai 4 Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa: Panik
Baca juga: Viral Penumpang Mengamuk di Bandara Jambi,Pesawat Delay 4 Jam
Pernyataan ini sontak memicu kemarahan Ferry Irwandi, yang menilai Sahroni justru brengsek dan telah memicu kekacauan.
"Saya tidak peduli seberapa powerful anda... Anda adalah salah satu pihak yang harus bertanggung jawab atas semua kekacauan ini," tulisnya.
Ferry Irwandi pun menantang Ahmad Sahroni untuk bertemu, baik di meja podcast maupun di ruang pengadilan, dan menyatakan siap dipenjara jika makiannya dianggap sebagai tindakan kriminal.
"Kalau mengatakan anda brengsek buat saya harus dipenjara, maka akan saya jalani," tegasnya.
Puncak amarah Ferry Irwandi terjadi setelah ia menerima tangkapan layar yang diduga menunjukkan Ahmad Sahroni hendak bepergian ke luar negeri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20250830-Ahmad-Sahroni.jpg)