Lirik Lagunya Dianggap Cabul dan Kena Sensor di Jabar, Bruno Mars Malah Salahkan Ed Sheeran
Penyanyi asal Amerika Serikat Lagu Bruno Mars bereaksi terkait keputusan KPID Jawa Barat yang membatasi pemutaran penayangan lagu miliknya
Persoalan lain, katanya, tidak banyak anak-anak muda yang paham makna dari lirik lagu barat.
"Sekarang perkembangan teknologi maju, percuma mereka bikin sensor sementara lagu-lagu itu bisa diakses lewat YouTube. Jadi memang nggak efektif, hari gini masih melakukan sensor?" jelas Wendi ketika dihubungi BBC News Indonesia.
Ia melanjutkan, KPID Jawa Barat semestinya memantau lagu-lagu Indonesia bergenre dangdut koplo yang liriknya disebut lebih vulgar.
"Jadi memang aneh, kenapa nggak meneliti lagu-lagu Indonesia kayak dangdut koplo yang liriknya lebih meresahkan dibanding lagu-lagu yang disensor itu," jelas Wendi ketika dihubungi BBC News Indonesia.
"Jadi percuma bikin pencekalan lagu-lagu kayakgini."
Apa komentar pengelola stasiun radio?
Sementara, kepala program Mix Radio di Cimahi, Jawa Barat, Dani Herlambang, mengaku baru mendapat surat edaran KPID Jawa Barat, Selasa (26/02).
Dari 17 lagu yang disensor tersebut, ada beberapa yang diputar pada jam tayang utama (prime time) pagi hari, ungkapnya.
Selama itu pula, sambungnya, tidak pernah ada protes dari pendengar radionya. Ini karena tak semua pendengar memperhatikan lirik lagunya, katanya.
"Untuk anak-anak muda sekarang mereka itu, selama musikya enak aja, kalau liriknya nggak terlalu diperhatiin," ujar Dani Herlambang kepada BBC News Indonesia.
Mix Radio, kata dia, 70% memutar lagu barat dan sisanya Indonesia.
Menurutnya, dengan adanya keputusan ini, akan memengaruhi program radio yang dikelolanya. Soalnya, mayoritas lagu yang disensor itu termasuk yang paling banyak diminta untuk diputar. kata Dani.
Kendati demikian, stasiun radionya akan tetap menjalankan surat edaran ini, tandasnya.
Artikel ini sudah tayang di bbc news indonesia berjudul: Bruno Mars: Gara-gara ‘lirik cabul’ Ed Sheeran, ‘kita semua kena cubit’ sensor di Indonesia