Masyarakat Kecewa, Pihak PT BBS tidak Hadir Dipertemuan, Padahal Sesuai yang Dijanjikan Bupati

"Satu lagi, saya berharap kepada semua pihak kita pikir bersama-sama, ini sebelum pemilu sudah selesai. Kalo tidak, bisa di bayangkan apa yang bisa te

Masyarakat Kecewa, Pihak PT BBS tidak Hadir Dipertemuan, Padahal Sesuai yang Dijanjikan Bupati
tribunjambi/syamsul bahri
Masyarakat rapat dengan Pemkab Muarojambi, terkait konflik lahan di PT BBS 

Hal senada juga disampaikan oleh Antoni perwakilan dari Desa Sogo,Ia meminta penjelasan terhadap tim terpadu kenapa pertemuan yang dilaksanakan hari ini tidak sesuai dengan janji Bupati. Bahkan menurutnya, pertemuan hari dikatakannya lebih meleset dari pertemuan sebelumnya.

"Kembali sebelumnya saya pegen tahu, dari agenda jumat kemarin itu, kalo saya lihat itu meleset, yang seharusnya pertemuan antara masyarakat dengan pimpinan perusahaan, tapi pertemuan itu hanya pemkab dan pimpinan, perwakilan masyarakat tida ada, pertemuan itu meleset,"ujarnya

"Dan pertemuan hari ini paling meleset, parah lagi hari ini, yang seharusnya Pimpinan PT BBS yang hadir, dan menjawab terhadap tuntuntan kita ke mereka, itu tidak datang. Jdi sedikit sekali niat mereka untuk menyelesaikan masalah ini. Kami minta penjelasannya," sambungnya.

Perwakilan Masyarakat Pertanyakan Ketidakhadiran Pihak PT BBS Sesuai Janji Bupati
Perwakilan Masyarakat Pertanyakan Ketidakhadiran Pihak PT BBS Sesuai Janji Bupati (tribunjambi/wawan)

Ia juga menyampaikan bahwa mengenai verifikasi sudah pernah dilakukan oleh tim terpadu yang juga ada Pj Bupati yang saat itu dijabat oleh Kailani. Bahkan Ia mempertanyakan, jika hari ini membahas verifikasi, lalu bagaimana dengan hasil pertemuan selama ini yang membahas mengenai verifikasi.

"Sebenarnya verifikasi sudah di lakukan , Pj Bupati, Kapolres, itu sudah banyak dilakukan, apa hasilnya? kan tidak ada. Cerita hari ini masih cerita hari kemarin, saya maunya ada putusan, ada penyelesaian. Saya pusing kalo kek gini, jadi jangan sampai kami berbuat salah," tegasnya.

Baca: VIDEO: Unboxing Samsung Galaxy M20 Dual Camera Harga Cuma Rp 2 Jutaan, Bisa Dibeli di AK Phone Jambi

Baca: Update Kasus Video Viral Tiga Emak-emak Mengajak Tidak Pilih Jokowi, Begini Nasib Mereka Sekarang

Baca: Kasus Pembayaran Gaji Wakil Ketua DPRD Merangin, Satreskrim Segera Panggil Terlapor

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa Desa Sogo secara lahan telah di atur mengenai tapal batasnya sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 18 tahun 2018. Berdasarkan hal tersebut, dikatakan Antoni secara otomatis bahwa lahan seluas 768 hektare merupakan milik Desa Sogo.

"Artinya 768 hektare itu milik sogo. Makanya kami harapkan perusahaan hadir, apa mereka mau kemitraan, atau balikan tanah. Ini prosesnya sudah lama, kapan penyelesaiannya? eksekusinya mana? kapan? Itu yang kami minta,"katanya

"Satu lagi, saya berharap kepada semua pihak kita pikir bersama-sama, ini sebelum pemilu sudah selesai. Kalo tidak, bisa di bayangkan apa yang bisa terjadi nantinya," pungkasnya.(*)

Baca: Kronologi Penangkapan Terduga Mucikari di Sarolangun, Polisi Dipukul dan Diancam Pakai Senpi

Baca: Kasus Pembayaran Gaji Wakil Ketua DPRD Merangin, Satreskrim Segera Panggil Terlapor

Penulis: syamsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved