7 Bahan Ini Sangat Tokcer Netralisir Kolesterol Usai Makan Daging Kambing
TRIBUNJAMBI.COM - Masyarakat Indonesia kebanyakan masih memiliki mitos terhadap daging kambing.
TRIBUNJAMBI.COM - Masyarakat Indonesia kebanyakan masih memiliki mitos terhadap daging kambing.
Mitos tersebut biasanya disangkutpautkan dengan daging kambing yang dianggap pantangan bagi orang penderita darah tingi dan kolesterol.
Akibatnya jika seseorang setelah mengonsumsi daging kambing menyebabkan pusing.
Memang kambing memiliki jumlah lemak yang menjadi pemicu kolesterol.
Baca: KPU Beberkan Penyebab Partisipasi Pemilih di Jambi Melemah
Baca: Naomi Zaskia Siap Berumah Tangga dengan Sule? Kenakan Cincin Hingga Belajar Masak
Baca: Gara-gara Buah Duku, Adik dan Kakak Ipar di Bungo Saling Bacok
Namun lemak tersebut tidak banyak dan akan menjadi pemicu kolesterol sekaligus darah tinggi jika dikonsumsi secara berlebihan.
Untuk menyiasati jika tidak ingin terjadi apa-apa setelah mengonsumsi daging kambing alangkah baiknya makan ini sehabis:
Dikutip dari Tribun Style, beberapa bahan-bahan ini diyakini dapat menetrasilir kolesterol yang dihasilkan oleh daging kambing.
1. Acar Timun dan Bawang
Suka makan sate kambing? Kalau begitu, jangan lupa buat menyantap acar timun dan bawang merah mentah yang jadi pelengkapnya.
Baca: Polres Tanjabtim Tangkap Pelaku Penyelundupan 8 Kardus Baby Lobster Senilai Rp 8 Miliar
Baca: Pertugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 4 Kg di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal
Baca: Jelang Pemilu, KPU di Jambi Lakukan Perekaman Biometrik Penghuni Lapas
Tak cuma menetralisir pekatnya rasa satai, acar ini juga bisa membantu menetralisir kolesterol jahat pada olahan daging.
Bawang merah mengandung Sulfida methylallyl serta asam-amino sulfur yang dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Mentimun juga memiliki khasiat yang sama.
2. Teh
Buat pendamping sajian gulai atau satai, Anda bisa menyiapkan segelas teh tawar untuk pelepas dahaga.
Teh bisa menjaga kadar kolesterol LDL.
Anda bisa memilih teh hitam yang sedikit pekat atau teh putih yang lebih ringan.