KPU Beberkan Penyebab Partisipasi Pemilih di Jambi Melemah
KPU Provinsi Jambi menargetkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum legislatif dan presiden mendatang mencapai 77.5 persen.
Penulis: andika | Editor: Teguh Suprayitno
Laporan wartawan Tribun Jambi Andika Arnoldy
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-KPU Provinsi Jambi menargetkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum legislatif dan presiden mendatang mencapai 77.5 persen. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi KPU untuk mencapainya.
Komisioner KPU Provinsi Jambi, Apnizal mengatakan dalam empat pemilu nasional, Pemilukada menunjukan adanya kecenderungan partisipasi menurun.
“Ini yang menjadi tantangan untuk menghadapi Pemilu 2019, target partisipasi kita yakni 77,5 persen,” ujarnya. Minggu (20/1).
Apnizal menyebutkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan terjadi. Pertama adanya kejenuhan dengan frekuensi penyelenggaraan pemilu yang tinggi.
Baca: KPU Kota Jambi Bentuk Relawan Demokrasi, Ini Tugas dan 11 Basis Targetnya
Baca: Gara-gara Buah Duku, Adik dan Kakak Ipar di Bungo Saling Bacok
Baca: Polres Tanjabtim Tangkap Pelaku Penyelundupan 8 Kardus Baby Lobster Senilai Rp 8 Miliar
Baca: Jelang Pemilu, KPU di Jambi Lakukan Perekaman Biometrik Penghuni Lapas
Baca: Pemkot Jambi Akan Bedah 600 Rumah di 11 Kecamatan, Ini Syaratnya
Adanya ketidakpuasan dengan kinerja sistem politik yang tidak memberikan perubahan kualitas hidup dan demokrasi. Kemudian melemahnya kesadaran masyarakat tentang pentinya pemilu sebagai instrumen transformasi sosial dan sebagainya.
“Diprediksi muncul adanya inflasi kualitas pemilih, maka Pemilu 2019 mesti menjadi titik balik persoalan sebelumnya,” ungkapanya.
Sementara itu KPU Kota Jambi menargetkan partisipasi masyarakat dalam Pileg dan Pilpres 2019 mendatang lebih 71 persen. Karena belajar dari Pemilukada sebelumnya.
Ketua KPU Kota Jambi Yatno mengatakan target ini bisa dicapai karena sangat realistis. Karena banyak pengalaman pemilu sebelumnya untuk mencapai target tersebut.
"Kita berharap dapat mengoptimalkan kerja kerja sosialisasi. Harapan kami partisipasi pemilih meningkat dari Pemilukada sebelumnya. Pemilukada lalu kita 71 persen. Kita harap lebih lagi dari Pemilukada sebelumnya," katanya.