Napi Kabur

Jamal Mirdad Kabur dari Lapas Gunakan Motor Pengunjung

Satu Narapidana (napi) yang berada di Lapas Kelas III Sarolangun, Jamal Mirdad alias Bujang yang berhasil melarikan diri dari Lapas

Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/WAHYU HERLIYANTO
Jamal, yang mengenakan baju abu-abu sedang bekerja di luar Lapas tanpa pakaian tahanan. 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Wahyu Herliyanto

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Satu Narapidana (napi) yang berada di Lapas Kelas III Sarolangun, Jamal Mirdad alias Bujang yang berhasil melarikan diri dari Lapas beberapa waktu lalu belum berhasil di temukan.

Hebatnya lagi, napi kasus curanmor ini kabur dengan membawa motor seorang pengunjung Lapas pada waktu itu.

Pria yang diketahui memiliki tinggi badan 152 Cm dan berat 50 Kg. Warga RT 03 Desa Tanjung Kecamatan Bathin VIII memanfaatkan kelengahan petugas saat berada di area kantor Lapas di Kelurahan Aur Gading Sarolangun itu.

Baca: Ada Road Show Deklarasi Ganti Presiden, Kuswahyudi: Yang Meresahkan Masyarakat Kita Tindak

Hidayat, Kasubsi Kamtib Lapas Kelas III Sarolangun mengatakan memang benar ia (jamal) kabur dengan membawa sepeda motor milik salah satu pengunjung lapas.

Sementara itu, Kapolsek Kota Sarolangun Iptu Rendi Reinaldi membenarkan adanya salah satu kendaraan pengunjung dibawa kabur oleh pelaku (Jamal) pada waktu itu.

Katanya, dari hasil laporan ada salah seorang pengunjung datang ke lapas untuk menemui atau menjenguk keluarganya. Pada saat itu pelaku (Jamal) dalam posisi di luar lapas dan tidak menggunakan pakaian tahanan dan kebetulan kenal dengan korban pencurian motor yaitu Dedi Saputra.

Karena sama-sama dari Kecamatan Batin VIII, korban kenal dengan pelaku, pada saat itu pelaku meminjam motor korban dengan alasan untuk membeli rokok.

Baca: Sejak 2013 Uang Sewa Toko Pasar Malioboro Tak Masuk Kantong Pemkot, Kemana Uang Rp 500 Juta?

Baca: Penghuni Lapas Banyak Tak Miliki e-KTP, Hak Pilih Diupayakan di TPS Khusus

"Saat itu korban (Dedi) tidak tahu kalau si pelaku (Jamal) adalah tahanan karena tidak memakai baju tahanan, dan motor yang di larikan honda beat warna hitam, pelaku dan korban sama-sama Kecamatan Batin VIII dan beda desa, makanya korban mau minjamkan motor itu," kata Kapolsek Sarolangun, Iptu Rendi Reinaldi kepada Tribunjambi.com Rabu (29/8).

Dijelaskannya, untuk pencarian pelaku pada awal sampai saat ini sudah dilakukan lidik secara intensif dan terdapat pelaku lari ke arah Lubuk Linggau namun tidak berhasil.

Setelah itu pengejaran lagi ke arah Jambi karena pelaku kami rasa berpindah-pindah tempat.  "Sekarang terpantau ada di wilayah jambi dan kami selidiki kembali dan tersangka ini ternyata berpindah-pindah," kata Rendi.

Baca: Kasus Penyelewengan Dana Desa, Syamlawi dan Yusuf Dituntut 5 Tahun dan Denda Rp 200 Juta

Baca: VIDEO: DPO Tiba di Jambi Setelah Dilacak Selama Tiga Bulan, Hidup Berpindahi-pindah

Baca: Realisasi Asuransi Usaha Tani Padi 2018, Baru 600 Hektare

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved