Mendidik Anak, Fatma Dewi Pilih Bebaskan Anak Memilih Tempat Belajar

Meski harus tinggal jauh dari anak, Fatma Dewi tetap ingin yang terbaik untuk anaknya.

Mendidik Anak, Fatma Dewi Pilih Bebaskan Anak Memilih Tempat Belajar
ist
Fatma Dewi bersama Sapriazal suaminya dan anak tunggalnya M. Iqbal Dwisaputra Ramadhan. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Pesantren merupakan pilihan tepat untuk belajar Agama Islam lebih dalam. Meski harus tinggal jauh dari anak, orang tua tetap ingin yang terbaik untuk anaknya.

Dengan mondok di pesantren anak bukan hanya belajar ilmu agama, tetapi juga belajar kedisiplinan, kebersamaan, kemandirian, untuk bekal anak kelak.

Fatma Dewi, seorang advocat yang juga memilih pendidikan pesantren untuk anak tunggalnya M. Iqbal Dwisaputra Ramadhan (17). Ia mengatakan anaknya yang memilih untuk melanjutkan sekolah di pesantren.

“Alasan memilih pesantren karena dia sendiri yang mau. Sebagai orang tua kami sering menjelaskan banyak kenakalan remaja sehingga dia punya pemikiran untuk masuk pesantren. Kami sebagai orang tua juga memberikan kebebasan dia mau melanjutkan sekolah asalkan bisa menjaga diri,” ungkapnya.

Baca: Dua Penyelam Basarnas Sisir Dasar Sungai Batanghari, Cari Bocah 6 Tahun yang Tenggelam

Baca: Mengapa Orang Begitu Mudah Terjerat Narkoba? Begini Penjelasan Lengkap Psikolog di Jambi

Baca: ASN Muarojambi Tertangkap Narkoba, Dewan Desak Bupati Lakukan Tes Urine Seluruh Pegawai

Baca: 67 Rumah Terbakar, Warga Tanjab Timur Jambi Merugi Rp 1,5 Miliar Akibat Kebakaran di Pangkal Duri

Baca: Wali Kota Jambi Ajak Warga Bantu Korban Kebakaran di Pangkal Duri, Donasi Bisa Lewat Bank Jambi

Mengenai hukuman yang ada di sekolah menurutnya sebagai orang tua jangan terus membela anak. Kalau memang anak salah harus ditindak sesuai aturan karena aturan dibuat untuk membentuk pribadi supaya lebih baik ke depannya.

“Karena jarak jauh maka komunikasi dengan video call. Sebagai orang tua hanya bisa mendoakan dan memberikan dukungan untuk hal yang baik terhadap anak,” ucapnya.

Saat ini anaknya juga masuk dalam program tahfiz Alquran. Ia berharap anaknya bisa menjadi anak yang soleh, berguna bagi bangsa dan negara. 

Setiap orang tua ingin anaknya tumbuh menjadi sosok yang dibanggakan. Biasanya anak memiliki minat sejak dini dan dengan dukungan orang tua anak bisa mengembangkan minat dan bakatnya.

Fatma Dewi menganggap anak bisa mencotoh profesi dari kedua orang tuanya. Meski begitu seiring berjalannya waktu keinginan anak terkadang berubah.

“Sebagai orang tua wajib memberikan dukungan. Seperti anak saya yang saat ini memiliki keinginan menjadi seorang yang ahli IT,” ungkap istri dari Sapriazal ini.

Ia yang berprofesi sebagai pengacara dan suaminya sebagai polisi ini sering mengajak sang anak untuk melihat bagaimana pekerjaan kedua orang tuanya.

“Saya kasih gambaran tentang kehidupan juga dari profesi yang bapak ibunya jalani. Tapi bukan berarti membatasi keinginan dari anak untuk cita-citanya nanti,” ungkapnya. 

Baca: Udara di Jambi Lebih Panas, Agar Tahan Puasa Kurangi Aktivitas di Luar pada Jam-jam Berikut Ini

Baca: Terpilih Jadi Gadis Jambi 2019, Nela Soraya: Berikan yang Terbaik untuk Buktikan Kualitas Diri

Baca: Kurangi Sampah Plastik, Gadis Jambi Gunakan Sedotan Stainless dan Kantong Belanja Ramah Lingkungan

Baca: Pemprov Jambi Siapkan 15 Ribu Beasiswa Pendidikan untuk SMA, SMK dan Hafiz Quran di Pondok Pesantren

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved