Mengapa Orang Begitu Mudah Terjerat Narkoba? Begini Penjelasan Lengkap Psikolog di Jambi

Psikolog Henny Budiastuti mengatakan, setidaknya ada beberapa poin yang menyebabkan seseorang bisa terjerumus ke narkoba.

Mengapa Orang Begitu Mudah Terjerat Narkoba? Begini Penjelasan Lengkap Psikolog di Jambi
Tribunjambi/Samsul Bahri
Psikolog Henny Budiastuti. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Ada banyak kemungkinan seseorang terjerumus ke barang haram Narkoba. Psikolog Henny Budiastuti mengatakan, setidaknya ada beberapa poin yang menyebabkan seseorang bisa terjerumus ke narkoba.

Di antaranya yaitu ikutan-ikutan temen. Menurutnya seseorang melihat temannya yang lagi menggunakan narkoba. Lalu dia melihat kondisi temannya tersebut yang berubah dari proses yang mungkin dulunya depresi sekarang lebih semangat dalam bekerja.

"Misal temennya dulu adalah orang yang mudah rapuh, gampang depresi dan lain-lain. Lalu temennya make narkoba. Dan dia ngeliat temennya sejak pake narkoba jadi orang yang bodo amat sama masalah," jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan pekerjaan, Henny Budiastuti mengatakan bahwa seseorang bisa saja menjadi penyalahgunaan obat dikarenakan adanya tekanan selama bekerja atau banyaknya pekerjaan yang menumpuk. Sehingga Ia memerlukan tenaga ekstra dengan mencoba untuk menggunakan obat jenis narkotika.

"Itu tadi, bisa jadi penyalahgunaan obat. Dia merasa tertekan dengan pekerjaan, atau mengharuskan mereka untuk lembur, sehingga mereka cari dopping," sebutnya.

Baca: ASN Muarojambi Tertangkap Narkoba, Dewan Desak Bupati Lakukan Tes Urine Seluruh Pegawai

Baca: Wali Kota Jambi Ajak Warga Bantu Korban Kebakaran di Pangkal Duri, Donasi Bisa Lewat Bank Jambi

Baca: 67 Rumah Terbakar, Warga Tanjab Timur Jambi Merugi Rp 1,5 Miliar Akibat Kebakaran di Pangkal Duri

Baca: VIDEO: Mengenal Sosok Nela Soraya, Anak SMA yang Jadi Juara 1 Gadis Provinsi Jambi 2019

Baca: Selama Puasa Ramadan, Jam Pelajaran Sekolah di Kota Jambi Dikurangi 10 Menit

Menurut Henny latar belakang dari orang tersebut juga dimungkinkan seseorang bisa terjerumus pada narkoba. Pola asuh orang tua juga mempengaruhi hal tersebut, orang tua yang cenderung menelantarkan anak rentan sekali anaknya jadi terjerumus ke narkoba.

"Menelantarkan itu seperti, anak mau ngapain aja terserah. Tidak ada aturan yang jelas di dalam keluarga. Bahkan orang tua tidak memberikan pendidikan yang cukup sejak dini terkait bahaya narkoba. Anak yang pola asuhnya baik, pasti punya cara untuk mengontrol diri, begitu juga sebaliknya," terangnya.

Hal lainnya, yaitu sakit fisik. Ini biasa terjadi ketika orang tersebut merasa ada yang sakit dari fisiknya, lalu mencoba untuk menggunakan obat jenis narkotika/psikotropika agar rasa sakit berkurang. Ini akan menjadi ketergantungan bagi orang tersebut.

"Cemas juga bisa membuat seseorang terjerumus. Banyak obat cemas yang dapat membuat orang menjadi lebih rileks. Apabila ini ia konsumsi terus menerus. Bahkan ketika sudah disuruh berhenti masih minum, efeknya bisa jadi ketergantungan bahkan jadi menyalahgunakan," pungkasnya.

Penulis: syamsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved