67 Rumah Terbakar, Warga Tanjab Timur Jambi Merugi Rp 1,5 Miliar Akibat Kebakaran di Pangkal Duri

Kesaksian warga menujukkan dahsyatnya kebakaran yang terjadi di Desa Pangkal Duri. Jilatan api muncul dari atas dan bawah bangunan rumah.

67 Rumah Terbakar, Warga Tanjab Timur Jambi Merugi Rp 1,5 Miliar Akibat Kebakaran di Pangkal Duri
tribunjambi/Abdullah Usman
Korban 208 orang korban kebakaran di Pangkal Duri mengungsi di posko. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kesaksian warga menujukkan dahsyatnya kebakaran yang terjadi di Desa Pangkal Duri. Jilatan api muncul dari atas dan bawah bangunan rumah.

Pasca kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di Desa Pangkal Duri tersebut, menyisakan cerita dan trauma tersendiri terutama bagi masyarakat sekitar yang menyaksikan keganasan api menggulung puluhan mereka.

Kepala Desa Pangkal Duri, Khalikin mengatakan, kebakaran hebat yang terjadi pada Kamis kemarin malam tersebut menyisakan kesedihan dan trauma bagi masyarakat.

Kejadian itu terjadi tiba-tiba dan berlangsung sangat cepat. Warga panik berebut menyelamatkan barang dan memadamkan api. Api terlihat merayap di atas atap hingga tiang rumah rumah warga. Barang-barang yang tak sempat mereka selamatkan habis dilalap api.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti terjadinya kebakaran.

Baca: Pemprov Jambi Siapkan 15 Ribu Beasiswa Pendidikan untuk SMA, SMK dan Hafiz Quran di Pondok Pesantren

Baca: Kurangi Sampah Plastik, Gadis Jambi Gunakan Sedotan Stainless dan Kantong Belanja Ramah Lingkungan

Baca: Terpilih Jadi Gadis Jambi 2019, Nela Soraya: Berikan yang Terbaik untuk Buktikan Kualitas Diri

Baca: Aktivitas Ramadan di Masjid Al Falah Jambi, Setiap Malam Ada Tadarusan para Hafiz Quran

“Dapat kita lihat di lokasi, tiang-tiang pancang rumah warga yang terbakar pun habis tak tersisa. Membuktikan betapa dahsyatnya amukan si jago merah tadi,” ujar Khalikin pada Tribunjambi.com

Ia memperkirakan kerugian yang dialami warga Desa Pangkal Duri mencapai Rp 1,5 miliar. Selain rumah penduduk gudang pengepul pinang, kelapa, dan sawit yang kini tinggal menjadi arang.

“Kejadian terjadi sangat cepat dalam satu jam sudah mencapai radius 20 meter," katanya.

Sementara itu, Bupati Tanjab Timur Romi yang meninjau lokasi pengungsian meminta kepada masyarakat yang terdampak, untuk menyampaikan kebutuhan yang belum terpenuhi agar segera diakomodir oleh pemerintah.

“Apabila ada kebutuhan yang tidak dapat terpenuhi hari ini agar didata sehingga dapat segera dipenuhi oleh Pemda Tanjab Timur,” ujarnya.

Sebelumnya juga pernah terjadi kebakaran di Desa Lambur, Kecamatan Muara Sabak Timur, oleh karena itu Bupati menghimbau masyarakat agar selalu waspada, karena selain geografis wilayah Tanjab Timur yang sulit juga kondisi bangunan yang rata-rata terbuat dari kayu.

"Kepada masyarakat Tanjab Timur agar lebih berhati-hati karena rata-rata kondisi bangunan kita merupakan rumah kayu," ungkap Romi.

Berdasarkan data dari posko peduli bencana Desa Pangkal Duri, Tanjab Timur kerusakan rumah akibat kebakaran di Pangkal Duri, ada sekitar 67 rumah, 59 rusak berat, 2 rusak sedang dan 6 rusak ringan. Selain itu  terdapat 1 orang korban luka bakar, 208 jiwa dari 72 kepala keluarga kehilangan rumah.

Baca: Selama Puasa Ramadan, Jam Pelajaran Sekolah di Kota Jambi Dikurangi 10 Menit

Baca: VIDEO: Jadwal Hari ke-7 Ramadan 2019 / 1440 H Imsak dan Buka Puasa Jambi, Jumat 12 Mei 2019

Baca: VIDEO: Mengenal Sosok Nela Soraya, Anak SMA yang Jadi Juara 1 Gadis Provinsi Jambi 2019

Baca: Udara di Jambi Lebih Panas, Agar Tahan Puasa Kurangi Aktivitas di Luar pada Jam-jam Berikut Ini

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved