Imron Rosady Sebut 2 ASN Yang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Bukan Pegawai Aktif

Imron Rosady Sebut 2 ASN Yang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Bukan Pegawai Aktif

Imron Rosady Sebut 2 ASN Yang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Bukan Pegawai Aktif
Tribunjambi/Zulkifli
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Jambi Imron Rosady 

Imron Rosady Sebut 2 ASN Yang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Bukan Pegawai Aktif

 TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kepala Dinas Penanaman Modal  dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Jambi, Imron Rosady menyebut dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Jambi yang ditetapkan menjadi tersangka diduga terlibat kasus Korupsi oleh Dirkrimsus Polda Jambi, bukanlah pegawai aktif di OPD nya.

Saat dikonfurmasi Tribunjambi.com, melalui pesan WhatsApp nya Jumat (12/4/2019), Imron menyebut keduanya saat ini tidak lagi bekerja di dinas DPM-PTSP, karena pensiun dan pindah kerja. 

"Yang satu tahun 2016 sudah pindah, tidak di kantor DPM PTSP lagi, yang satu lagi sudah pensiun," ungkap Imron.

Baca: Dua PNS dan Pegawai Bank di Jambi Jadi Tersangka Korupsi Rp 3,4 Miliar

Baca: Jadi Tersangka Korupsi, Dua ASN di Jambi Terancam Dipecat, Ini Kasus yang Menjeratnya

Baca: RESMI! Arema FC Juara Piala Presiden 2019, Hasil Akhir Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Skor 2-0

Menurut Imron, pegawai yang sudah pesiun yang dimaksud adalah Farida. Sementara pegawai yang pindah tersebut adalah Irfan Rachmadani.

"kalau tidak salah bekerja di Panwaslu," sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, dua PNS di Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) dan Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Provinsi Jambi serta tiga pegawai Bank Mandiri, ditetapkan jadi tersangka oleh penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Jambi.

Baca: Bawaslu Kota Jambi Instruksikan Jajarannya Keliling Awasi Politik Uang

Baca: Kejari Batanghari, Hibahkan 56 Batang Kayu Bulian Hasil Sitaan Untuk Pembangunan Masjid Al Hijrah

Baca: Bahasa Jawa Digunakan Prajurit TNI Kala Bahas Teknis Senjata AK-47, Alasannya Ogah Ribet & Pusing

Baca: Angin Kencang Bikin Perempuan 40 Tahun yang Hanyut, Tak Kuat Berpegangan di Tengah Jembatan Gantung

Kelima tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi pada program pemberian fasilitas Layanan KSM di PT Bank Mandiri KCP Samratulangi.

Para tersangka adalah Farida dan Irfan Rakhmadani yang merupakan PNS di BPMD dan PTT Provinsi Jambi. Tiga tersangka lainnya adalah Nana Suryana Kepala Kantor Cabang Bank Mandiri KCP Samratulangi serta Toni Candra dan Haris Fadilah yang merupakan pegawai Bank Mandiri.

Kelima tersangka diduga melakukan tindak pidana korupsi yang mengakibatkan kerugian mencapai Rp 3,4 miliar.

Imron Rosady Sebut 2 ASN Yang Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Bukan Pegawai Aktif 
(Zulkifli/Tribun Jambi)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved