Kisah Militer RI

Bahasa Jawa Digunakan Prajurit TNI Kala Bahas Teknis Senjata AK-47, Alasannya Ogah Ribet & Pusing

Bahasa Jawa Digunakan Prajurit TNI Kala Bahas Teknis Senjata AK-47, Alasannya Ogah Ribet & Pusing

Bahasa Jawa Digunakan Prajurit TNI Kala Bahas Teknis Senjata AK-47, Alasannya Ogah Ribet & Pusing
Ilustrasi 

Bahasa Jawa Digunakan Prajurit TNI Kala Bahas Teknis Senjata AK-47, Alasannya Ogah Ribet & Pusing

TRIBUNJAMBI.COM - Sering berkutat dengan segala jenis senjata, Pasukan TNI bisa dikatakan sangat paham seluk beluk senjata-senjata mereka.

Namun bagaimana bila bertemu senjata buatan Rusia. Walau tetap dengan mudah menggunakannya, namun dalam membahas teknisnya, bagi TNI bisa membuat bingung.

Tapi ada trik dari TNI menghadapi masalah itu, selengkapnya baca di artikel ini.

Keahlian Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menggunakan senjata sudah tidak diragukan lagi.

Sering menang dalam ajang tembak dan rakit senjata, tapi TNI juga pernah merasa bingung saat membicarakan teknis senjata buatan negara lain.

Contohnya senapan serbu AK-47 buatan Rusia yang dibuat oleh Mikhail Timofeyevich Kalashnikov pada tahun 1947 merupakan senjata yang paling laris di dunia.

Sebagai senjata yang handal dan mudah dioperasikan AK-47 bisa digunakan untuk bertempur di semua medan mulai dari air laut, rawa-rawa, hingga medan berlumpur.

Misalnya, AK-47 yang terendam dalam lumpur selama satu minggu bisa langsung digunakan tanpa harus dibersihkan.

Sedangkan senjata M-16 ketika terendam air berlumpur dalam waktu cukup lama akan cenderung macet saat ditembakkan.

Karena begitu populer penggunaan AK-47, senapan serbu yang bertampang sangar itu bahkan menjadi simbol perlawanan pemberontak yang ingin merebut kemerdekaan dari pemerintah yang sah atau pemerintah yang dianggap melakukan penjajahan.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved