Penyidikan Pada DS, Tersangka Kasus Pembangunan Taman Hijau Bungo, Dihentikan Kejari. Ini Alasannya

"Tapi, karena yang bersangkutan telah meninggal dunia, penyidikan (terhadap DS) terpaksa dihentikan," katanya saat dijumpai di Kejari Bungo.

Penyidikan Pada DS, Tersangka Kasus Pembangunan Taman Hijau Bungo, Dihentikan Kejari. Ini Alasannya
tribunjambi/jaka
Kondisi taman hijau di Bungo 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Penyidikan terhadap satu dari dua tersangka dugaan korupsi pada pembangunan Taman Hijau di Muara Bungo, dihentikan. Hal itu dikarenakan tersangka berinisial DS telah meninggal dunia.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bungo, Galuh Bastoro Aji menjelaskan, dalam kasus itu, tim penyidik Kejari Bungo telah menetapkan dua tersangka. Keduanya adalah DS selaku kuasa pengguna anggaran dan EF selaku rekanan.

"Tapi, karena yang bersangkutan telah meninggal dunia, penyidikan (terhadap DS) terpaksa dihentikan," katanya saat dijumpai di Kejari Bungo.

Baca: Frisca Malvin, Penyedia Jasa Titip, Bisa Jalan-Jalan, Belanja dan Dapat Untung

Baca: Sebelum Ditahan, Hakim Beri Kesempatan Pada Pasangan Terdakwa Judi Togel Ini Menyampaikan Permintaan

Baca: Egianus Kogeya Ngaku Diserang TNI Pakai Senjata Kimia, Foto yang Disebar Malah Buktikan Kebohongan

Meski begitu, lanjut Galuh, penyidikan terhadap tersangka EF masih dilanjutkan. Sejauh ini, pihaknya hanya tinggal menunggu hasil pemeriksaan dari BPK.

"Perkembangannya sekarang, kita tinggal menunggu hasil pemeriksaan BPK," ujarnya.

Dikatakannya, dalam kasus itu, terdapat kerugian negara sekitar Rp 150 juta.

Kasi Intel Kejari Muara Bungo, Luhur Supriyohadi menambahkan, jika semua berkas sudah lengkap, pihak Kejari Muara Bungo akan melimpahkan perkara itu untuk disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jambi.

Baca: Cek sscasb.bkn.go.id untuk Pendaftaran PPPK/P3K 2019, 8 Syarat Ini Perlu Diperhatikan, Seperti Umur!

Baca: Ratusan Warga Binaan di Lapas Sarolangun, Terancam tak Nyoblos, Dukcapil Kesulitan Perekaman e-KTP

Baca: Ingin Ciptakan Pabrik Anak, Mitsutoki Shigeta Seorang Putra Miliarder Kini Buron

Baca: Perkara Transaksi Pajak Fiktif Segera Disidangkan, Berkas Tersangka Sunardi Dilimpah ke Pengadilan

"Untuk tipikor, jika berkas sudah lengkap, nanti akan sidang di sana," ujarnya.

Untuk diketahui, pengerjaan proyek Taman Hijau dilakukan pada 2015 lalu dan menelan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diturunkan pada Kantor Lingkungan Hidup sejumlah Rp 941 juta.(*)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved