Madu Palsu Dijual di Sabak dan Tungkal, Hermansyah Kelabui Pembeli dengan Bawa Baskom

Niat hati ingin meraup untung dengan berdagang madu, Hermansyah malah harus terkurung dalam jeruji besi.

Madu Palsu Dijual di Sabak dan Tungkal, Hermansyah Kelabui Pembeli dengan Bawa Baskom
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Menunjukkan sarang lebah 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Niat hati ingin meraup untung dengan berdagang madu, Hermansyah malah harus terkurung dalam jeruji besi.

Pasalnya, madu yang dia jual ternyata palsu, berdasarkan pengujian Balai Pengawas Obat dan Makanan di Jambi Nomor: PM.04.06.892.08.18.2280 tanggal 24 Agustus 2018.

Baca: Sungai Batang Merao Meluap, Ratusan Rumah dan Sekolah di Sungai Penuh Terendam Banjir

Baca: Pembunuh Wahyu di Legok, Divonis 9 Tahun Penjara, Begini Awalnya

Baca: Tertangkap Miliki 13 Paket Sabu Senilai Rp 1,5 Juta, Candra Divonis 8 Tahun Penjara

Akibat perbuatannya, majelis hakim Pengadilan Negeri Jambi memvonis Hermansyah dengan hukuman 1,5 tahun penjara.

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan penjara," kata ketua majelis hakim, Arfan Yani.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (JPU Kejari) Jambi, Dian Susanty juga menuntutnya dengan hukuman yang sama.

Hermansyah dijerat dengan pasal 8 ayat (1) huruf a UU RI nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Jo Pasal 62 ayat (1) UU RI No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Baca: 10 Ribu Lebih e-KTP di Kerinci Dimusnahkan, Kenapa?

Baca: Gara-gara Nakal di Kawasan Jambi Timur, Ramli Dihukum 2 Tahun Penjara

Baca: Arus Sungai Batanghari Deras, Petani Keramba di Muarojambi Mulai Was-was

Baca: Catat! Hari Minggu Ada Pamadaman Listrik 8 Jam di Kecamatan Sarolangun

Dapat diinformasikan, Hermansyah membuat madu palsu dengan bahan-bahan berupa gula merah, gula putih, dan asam sitrat di kawasan Jelutung, Kota Jambi.

Kemudian, dia menjual madu palsu itu hingga ke Muara Sabak dan Kuala Tungkal. Untuk mengelabui pembeli, dia membawa baskom berisi sarang lebah (biang).

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved