Pembunuh Wahyu di Legok, Divonis 9 Tahun Penjara, Begini Awalnya

Eko tidak mampu menahan emosinya lantaran mendengar Wahyu berkata telah 'merusak kehormatan' adiknya.

Pembunuh Wahyu di Legok, Divonis 9 Tahun Penjara, Begini Awalnya
TRIBUNJAMBI/RIAN AIDILFI
Suasana TKP pembacokan satu keluarga di Legok yang digaris polisi, Jumat (6/7/2018). Polisi tengah melakukan olah kejadian perkara di terlihat warga berkumpul di lokasi kejadian 

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Mareza Sutan A J

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terdakwa perkara Legok'>pembunuhan di Legok, Eko Saputra akhirnya mendengar kepastian hukum dari majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jambi, Kamis (13/12/2018).

Dalam sidang putusan itu, majelis hakim PN Jambi yang diketuai Effendi Mukhtar memvonisnya dengan pidana penjara selama sembilan tahun.

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama sembilan tahun," kata ketua majelis hakim di ruang sidang.

Baca: Tertangkap Miliki 13 Paket Sabu Senilai Rp 1,5 Juta, Candra Divonis 8 Tahun Penjara

Baca: 10 Ribu Lebih e-KTP di Kerinci Dimusnahkan, Kenapa?

Baca: Gara-gara Nakal di Kawasan Jambi Timur, Ramli Dihukum 2 Tahun Penjara

Vonis itu sama berat dengan yang disampaikan jaksa penuntut umum kejaksaan negeri (JPU Kejari) Jambi, Noraida Silalahi, beberapa waktu lalu.

Jaksa menuntut terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 338 KUHPidana.

Dapat diinformasikan, Eko didakwa karena telah melakukan pembunuhan terhadap temannya sendiri, Wahyu.

Informasi yang Tribunjambi.com himpun, peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, Jumat (6/7/2018).

Pembunuhan itu dikarenakan Eko tidak mampu menahan emosinya lantaran mendengar Wahyu berkata telah 'merusak kehormatan' adiknya yang akan menikah dengan pacarnya.

Baca: Arus Sungai Batanghari Deras, Petani Keramba di Muarojambi Mulai Was-was

Baca: Catat! Hari Minggu Ada Pamadaman Listrik 8 Jam di Kecamatan Sarolangun

Baca: Harga TBS di Sarolangun Rendah, Petani Pilih Jual ke Kabupaten Lain

Baca: Sebut Aksi Penolakan Tak Jelas, Presiden Mahasiswa UIN Jambi Tolak Ikut Demo Jokowi

Mendengar cerita Wahyu, Eko naik pitam dan mengambil sebuah golok di kamar korban. Dengan benda tajam itulah akhirnya Eko menghabisi nyawa Wahyu, meski sudah berusaha dilerai saksi Diki.

Selain itu, terdakwa juga melukai Rohima (ibu korban) dan Yogi (adik korban).

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved