Rp 16 Miliar Untuk Pembangunan Enam Lantai Gedung VVIP RSUD Raden Mattaher

Sekitar Rp 16 miliar dianggarkan untuk pembangunan gedung VVIP RSUD Raden Mataher sebanyak enam lantai.

Rp 16 Miliar Untuk Pembangunan Enam Lantai Gedung VVIP RSUD Raden Mattaher
Tribun Jambi
RSUD Raden Mattaher 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sekitar Rp 16 miliar dianggarkan untuk pembangunan gedung VVIP RSUD Raden Mataher sebanyak enam lantai.

Hal ini disebutkan Plt Dirut RSUD Raden Mataher drg. Iwan. Dia mengatakan, tahun ini untuk pembangunan VVIP itu hanya dialokasikan sebesar Rp 1,7 miliar saja, "Untuk tahun ini hanya ada tiga pengerjaan. Yaitu untuk instalasi gas medik, kemudian arsitektur dalam, kemudian untuk Medical elektrical (ME),” katanya.

Baca: Temuan Kasus Rubella di Kota Jambi Meningkat 10 Kali Lipat

Hingga pertengahan September ini, baru dua kegiatan yang sudah selesai lelang, yakni Instalasi Gas medik dan arsitektur bagian dalam bangunan, Sementara untuk ME, masih menunggu aplikasi terpasang, berkaitan dengan aturan baru dalam pelelangan,

"Ini berkaitan dengan aturan baru, Perpres no 16 tahun 2018. Jadi ada aplikasi baru yang akan dipasang di Unit Layanan Pengadaan (ULP)," jelasnya.

Ia berharap, jika aplikasi itu bisa terpasang dalam minggu ini, maka minggu depan bisa langsung dilaksanakan lelang untuk ME. Lelang, lanjutnya memakan waktu sekitar 18 hari, "Kalau Gas medik dan arsitektur, sudah ada pemenang. Yang arsitektur sudah mulai dikerjakan. Sementara instalasi gas medik, saat ini tengah dalam persiapan, minggu depan bisa langsung dikerjakan," ujarnya.

Baca: Anggaran Dikurangi, DKP Yakinkan Tidak akan Kurangi Tingkat Pelayanan

Baca: Ini Isi Kesepakatan Pemkot dan MUI Kota Jambi Soal Imunisasi Rubella

Ia mengatakan jika pertengahan bulan Oktober mendatang sudah selesai lelang dan didapatkan pemenang lelang, maka pengerjaan bisa dilakukan, Karena untuk pemasangan ME, hanya membutuhkan waktu tiga sampai empat minggu saja, "ME itu seperti lampu-lampu, kabel-kabel, pokoknya yang berhubungan dengan kelistrikan," jelasnya.

Sementara untuk instalasi gas medik dan arsitektur dalam gedung, target yang ditawarkan oleh para pememang lelang adalah hingga pertengahan bulan Desember. Namun, hitungan yang diberikan tetap sesuai dengan kontrak, yakni selesai pada 26 Desember 2018 mendatang.

Ia mengatakan, dengan dikerjakannya tiga macam kegiatan di gedung VVIP ini, bukan berarti gedung enam lantai itu siap huni.

Masih banyak dibutuhkan pengerjaan, baik gedung maupun perlengkapan medisnya, Setidaknya dibutuhkan dana Rp 16 miliar lagi, untuk menyelesaikan bangunan fisik secara keseluruhan,

"Masih dibutuhkan Rp 16 miliar lagi, kapan bisa digunakan, tergantung dengan alokasi APBD, Jika setiap tahunnnya bisa dialokasikan sebesar Rp 6 miliar sampai Rp 8 miliar, maka target kami bisa selesai akhir 2020 atau awal 2021," jelasnya.

Baca: Samsung Galaxy Note 9; Mampu Akomodir Produktivitas, Kreativitas dan Hiburan Tanpa Batas

Baca: VIDEO: Begini Kerusakan Sungai Akibat PETI di Jambi, Lihat Perbedaan Airnya

Baca: Pelaku Percobaan Pencurian di Kebun Handil Jelutung Divonis Satu Tahun

Itupun, baru sebatas bangunan fisik saja, belum perlengkapan medis, lanjutnya.

Ia mengatakan, untuk perlengkapan medis dibutuhkan sana yang cukup besar, Yakni sekitar Rp 20 miliar sampai Rp 30 miliar,

"Kalau peralatan medis, itu kan dari pusat. Mudah-mudahan tidak terganggu alokasi DAK ke Jambi, sehingga bisa dilengkapi denga peralatan medis secepatnya," pungkasnya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved