Anggaran Dikurangi, DKP Yakinkan Tidak akan Kurangi Tingkat Pelayanan

Dinas Kelautan dan Perikana (DKP) Provinsi Jambi mengalami pengurangan anggaran di ABPD Perubahan 2018 ini.

Anggaran Dikurangi, DKP Yakinkan Tidak akan Kurangi Tingkat Pelayanan
TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI
Keramba ikan di Sungai Batanghari 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dinas Kelautan dan Perikana (DKP) Provinsi Jambi mengalami pengurangan anggaran di ABPD Perubahan 2018 ini.

Tema Wisman, Kepala DKP Provinsi Jambi mengatakan bahwa pengurangan tersebut tidak mengganggu pelayanan terhadap masyarakat. Karena pengurangan tersebut menurutnya berdasarkan usulan pihak DKP sendiri.

Tema mengatakan, ia sengaja mengeluarkan beberapa kegiatan dari anggaran sehingga anggaran tentu dikurangi.

Baca: Ini Isi Kesepakatan Pemkot dan MUI Kota Jambi Soal Imunisasi Rubella

Sejumlah kegiatan tersebut berhubungan dengan UU No 23 tahun 2014. Dalam UU tersebut disebutkan bahwa terkait dengan perikanan budidaya pembibitan, calon induk dan sejenisnya bukan lagi menjadi wewenang di Pemerintah Provinsi Jambi, untuk bantuan budidaya, bibit, calon induk dan sejenisnya sekarang sudah berada di kabupaten/kota,

"Sehingga memang sengaja saya keluarkan dari anggaran, karena merujuk pada UU tersebut," jelasnya.

Ia mengatakan, dengan pengurangan tersebut tidak akan mengganggu pelayan DKP Provinsi Jambi terhadap masyarakat.

Terkait dengan kondisi budidaya ikan di Jambi saat ini, Tema mengatakan tidak ada masalah.

Khususnya dengan akan beralihnya musim kemarau ke musim hujan, "untuk petani ikan menggunakan kolam, tidak ada pengaruh dengan cuaca. Namun, kondisi cuaca cukup perpengaruh terhadap petani ikan dengan sistem Keramba Jaring Apung (KJA)," jelasnya.

Ia juga mengatakan, KJA di seputaran Sungai Batanghari akan lebih diuntungkan jika air besar akibat hujan, Dikarenakam selama ini air yang ada tercemar oleh aktivitas Penambang Emas Tanpa Izin (PETI).

Baca: Samsung Galaxy Note 9; Mampu Akomodir Produktivitas, Kreativitas dan Hiburan Tanpa Batas

Baca: VIDEO: Begini Kerusakan Sungai Akibat PETI di Jambi, Lihat Perbedaan Airnya

Sementara jika air mengalir cukup deras, akan menghilangkan pencemaran air di sekitaran keramba milik petani, "Kalau air besar karena hujan lebat, malah lebih bagus untuk mengatasi pencemaran air," jelasnya

Sebelumnya Mauli, Anggota Badan Anggaran (Banggar) Provinsi Jambi dalam laporannya menyebutkan bahwa terjadi perubahan anggaran di DKP Provinsi Jambi.

Ia mengatakan, ada pengurangan anggaran sebesar Rp 439,28 juta. Dimana, anggaran pada awalnya di APBD murni sebesar Rp 22,44 M, berubah menjadi Rp 22,006 M di APBD Perubahan 2018.

Baca: VIDEO: Demo Aliansi Mahasiswa Jambi Diwarnai Saling Dorong dengan Aparat

Baca: 500 Orang dari Fakultas Ilmu Keolahragaan Unja akan Ikuti Jalan Sehat Tribun Jambi

Baca: Cuma di Alfamart Beli Susu Gratis Minyak. Berikut Harga Promonya

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help