VIDEO

VIDEO: Begini Kerusakan Sungai Akibat PETI di Jambi, Lihat Perbedaan Airnya

Sejumlah sungai di Provinsi Jambi saat ini sedang berada dalam ancaman yang serius. Aksi penambangan emas liar sudah sangat

Laporan Wartawan Tribunjambi.com Suang Sitanggang

TRIBUNJAMBI.COM - Sejumlah sungai di Provinsi Jambi saat ini sedang berada dalam ancaman yang serius. Aksi penambangan emas liar sudah sangat mengkhawatirkan.

Penambang mengeruk aliran sungai dan badan sungai secara membabibuta, demi secuil emas, untuk kekayaan pribadi.

Pantauan Tribun di Sungai Batang Tabir, Kabupaten Merangin, pada aliran dari Desa Air Liki hingga ke Desa Ngaol, terdapat lebih lima titik penambangan emas.

Baca: VIDEO: Demo Aliansi Mahasiswa Jambi Diwarnai Saling Dorong dengan Aparat

Para penambang beroperasi di pinggir sungai. Mereka menggunakan alat berat untuk menggerus emas dari perut bumi ini.

Alat berat yang digunakan jenis excavator.  Alat ini mengeruk material dari dalam tanah. Material itu selanjutnya dicampur dengan bahan kimia berbahaya, yakni merkuri.

Zat yang berbahaya bagi kesehatan dan ekosistem ini mampu mengikat emas, sehingga emas terpisah dari meterial lain.
Proses pemisahan itu dilakukan di pinggir sungai.

Sisa merkuri itu akhirnya masuk ke air aliran sungai, dan diyakini akan merusak ekosistem di sana.

Namun hal ini tentu saja tak terlihat kasat mata. Dampak langsung yang terlihat adalah kekeruhan aliran sungai di sekitar area tambang liar.

Para penambang itu terlihat tidak terlalu peduli dengan orang yang lalu lalang di sungai. Mereka terus melakukan aktivitasnya, menggerakkan alat beratnya, bahkan hingga ke kaki TNKS.

Baca: 500 Orang dari Fakultas Ilmu Keolahragaan Unja akan Ikuti Jalan Sehat Tribun Jambi

Baca: Dr Retno Pastikan Imunisasi MR Tak Mengandung Babi

Penulis: suang
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help