Vaksinasi MR

Ini Isi Kesepakatan Pemkot dan MUI Kota Jambi Soal Imunisasi Rubella

Capaian pelaksanaan program Imunisasi Measles Rubella (MR) di Kota Jambi masih sangat jauh dari harapan.

Ini Isi Kesepakatan Pemkot dan MUI Kota Jambi Soal Imunisasi Rubella
TRIBUN JAMBI/RIDA EFRIANI
Wali Kota Jambi, Sy Fasha menjalani imunisasi MR. Ia mengimbau para orang tua untuk tidak khawatir mengikutsertakan anak-anaknya imunisasi Rubella, aman dan diperbolehkan MUI. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Capaian pelaksanaan program Imunisasi Measles Rubella (MR) di Kota Jambi masih sangat jauh dari harapan.

Untuk menggenjot peningkatan capaian program tersebut, Wali Kota Jambi Sy Fasha bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jambi Tarmizi Sibawaihi bersama Kepala Dinas Kesehatan Ida Yuliati menandatangani kesepakatan terkait pelaksanaan imunisasi Measles Rubella (MR).

Baca: Samsung Galaxy Note 9; Mampu Akomodir Produktivitas, Kreativitas dan Hiburan Tanpa Batas

Kesepakatan tersebut dilakukan di rumah dinas Wali Kota Jambi pada Jumat (14/9) dengan dihadiri Sekda Kota Jambi, Budidaya dan Komisariat Daerah Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (Komda KIPI) Dr Retno Kusumastuti Sp.A.

Dalam surat kesepakatan tersebut dibacakan Tarmizi, berdasarkan fatwa MUI nomor 33 tahun 2018 tanggal 20 Agustus 2018 tentang penggunaan vaksin Measles Rubella (MR) untuk imunisasi, maka Pemerintah dan MUI Kota Jambi menyepakati beberapa hal.

Pertama bahwa imunisasi MR bertujuan memberikan kemaslahatan dan perlindungan kepada anak dan masyarakat, terhadap risiko terkena penyakit measles (campak) dan rubella serta tercapainya eliminasi campak dan pengendalian rubella serta congenital rubella syndrome di Indonesia Tahun 2020.

Kedua, melaksanakan imunisasi measles rubella di Kota Jambi dengan sasaran anak usia 9 bulan sampai 15 tahun, dengan target cakupan minimal 90%.

Baca: VIDEO: Begini Kerusakan Sungai Akibat PETI di Jambi, Lihat Perbedaan Airnya

Baca: VIDEO: Demo Aliansi Mahasiswa Jambi Diwarnai Saling Dorong dengan Aparat

Ketiga, mengimbau kepada orang tua yang mempunyai anak usia 9 bulan sampai 15 tahun dan institusi pendidikan seperti PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs dan pondok pesantren untuk mendukung dan menyukseskan kegiatan ini.

Terakhir, pelaksanaan imunisasi MR agar dilaksanakan secara profesional sesuai petunjuk teknis pelaksanaan imunisasi MR.

Fasha sendiri dalam kesempatan tersebut turut menjalani imunisasi MR. Ia menegaskan program pemerintah yang gratis hanya untuk anak usia 9 bulan sampai 15 tahun sedangkan dewasa berbayar.

Penulis: rida
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help