TribunJambi/

Yang Gak Kuat Jangan Baca! Ini Penderitaan Bocah yang Dianiaya Ibu Kandung Hingga Tewas, Merinding

Novi Wanti (26), ibu yang menganiaya anaknya sendiri GW (5) hingga tewas, kerap dipanggil oleh pihak sekolah di mana GW bersekolah.

Yang Gak Kuat Jangan Baca! Ini Penderitaan Bocah yang Dianiaya Ibu Kandung Hingga Tewas, Merinding
KOMPAS.com/IMANUEL MORE GHALE
ilustrasi KOMPAS.com/IMANUEL MORE GHALE N (26), tersangka dalam kasus penganiayaan anak tirinya, Ainy Yunistisia (4), sebelum dipindahkan ke Mapolres Tangerang, Kamis (29/11/2012). Ainy meninggal dunia pagi tadi setelah sempat dirawat selama empat hari di RS Fatmawati.

TRIBUNJAMBI.COM- Novi Wanti (26), ibu yang menganiaya anaknya sendiri GW (5) hingga tewas, kerap dipanggil oleh pihak sekolah di mana GW bersekolah.

Pihak sekolah seringkali menemukan kejanggalan di tubuh GW saat masuk sekolah.

Luka cakaran, hingga luka lebam yang diderita GW saat itu, membuat pihak sekolah GW di wilayah Jakarta Barat ini, seringkali memanggil sang ibu.

"Jadi, guru-guru di sekolah ini miris sekali mas melihat GW ya. Karena guru-guru sekolah yang di sini seringkali melihat GW ini kesakitan. Ada guru lihat punggung GW dipenuhi luka cakaran dan lebam-lebam. Wajahnya anak ini bengkak-bengkak, benjolan di kepala. Lukanya banyak," kata Merry selaku Kepala Sekolah yang enggan sebutkan nama sekolah dan yayasannya, pada Senin (13/11/2017).

Baca: Keroyok dan Rampas Motor Pelajar, Remaja Ini Tidak Berkutik Saat Ditangkap Polisi

Baca: Merasa Tertipu Rp 5 Miliar, Rachmawati Laporkan Teman Didi Mahardika ke Polisi

Baca: Perempuan Ini Sewa Pembunuh Bayaran Untuk Habisi Suaminya. Tapi Malah Dia yang Masuk Penjara

Melihat luka-luka yang diderita GW, membuat sejumlah guru di sekolah bertanya-tanya, dan GW sering menjawab "Luka jatuh".

"Guru suruh buka baju, ternyata penuh cakar. Setiap ditanya kenapa, pasti alasannya jatuh terus yang terakhir itu ditutupin lukanya pakai baju lengan panjang," ujarnya.

Namun kata Merry, GW tidak pernah mengeluh kepada guru mengenai kondisinya.

Halaman
12
Editor: rida
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help