Editorial
Terus Tumbuh Menggerakkan Jambi
Tribun Jambi berulang tahun pada hari ini, 17 Maret 2026. Kami menebalkan tekad untuk berkembang lebih baik, merawat kepercayaan publik.
Penulis: Yoso Muliawan | Editor: asto s
ENAM belas tahun adalah masa untuk terus bertumbuh, menghadapi tantangan baru, dengan tanggung jawab yang turut bertambah. Ia transisi dari remaja menuju pendewasaan diri.
Demikianlah kami, Tribun Jambi, yang berulang tahun pada hari ini, 17 Maret 2026. Kami menebalkan tekad untuk berkembang lebih baik, merawat kepercayaan publik, berkontribusi menjaga tegaknya keadilan dan kemanusiaan, sembari senantiasa beradaptasi agar tak mati.
Sejenak mengenang perjalanan, Tribun Jambi hadir di tanah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah pada 17 Maret 2010. Berslogan Spirit Baru Negeri Jambe, media di bawah kapal induk Kompas Gramedia ini menitis sebagai kawan dekat publik untuk bersobok dengan informasi.
Tribun Jambi kala itu melesat: berita-beritanya kerap menyita perhatian dengan perwajahan nan atraktif, oplah koran melambung, pemasang iklan datang berduyun-duyun. Headline (laporan utama) edisi pertama berjudul “Pungli di Gerbang Kota” hanyalah satu dari sekian berita-berita tajam berikutnya. Mengokohkan ciri Tribun secara jaringan nasional.
Liputan Khusus tayang berkala. Indepth (mendalam), seringkali investigatif. Menyoroti penguasa dan tanggung jawab mereka kepada masyarakat. Mengontrol kebijakan agar berpihak kepada khalayak, karena sejatinya loyalitas pertama jurnalisme adalah kepada publik, menyitir Bill Kovach dan Tom Rosenstiel dalam “The Elements of Journalism”.
Tribun Jambi turut menyediakan forum bagi publik untuk berpendapat dan bersuara. Meskipun bukan rubrik Opini seperti lazimnya media, kami memiliki Vox Populi. Ada pula Citizen Reporter, mengadopsi genre jurnalisme warga. Membuka ruang interaksi publik ini sekaligus mengingatkan kita kepada Jurgen Habermas, sosiolog asal Jerman yang mencetuskan konsep ruang publik, dan ia baru saja berpulang pada Sabtu 14 Maret lalu.
Peralihan era kejayaan koran ke platform digital turut menjadi fokus Tribun Jambi di tengah media arus utama lain belum tergerak. Portal Tribunjambi.com lahir: berita-berita cepat dari lapangan.
Setidaknya lima tahun pertama, hingga 2015, kami membersamai masyarakat lewat dua produk: koran dengan berita mendalam dan tajam, portal dengan berita ringkas dan segar.
Bertransformasi
Lanskap media berubah begitu lekas. Daring sama dengan keniscayaan. Lima tahun berikutnya, 2015-2020, jaringan Tribun tak mengelak dari adagium Heraclitus: yang abadi adalah perubahan itu sendiri.
Tribun Jambi bergerak memperkuat portal berita. Pola kerja redaksi dan bisnis bertransformasi. Mulai tahun 2017, personel portal bertambah. Berita-berita Breaking News menjadi kunci.
Penajaman digital menyentuh audio visual dengan menggarap video-video yang tayang di platform YouTube dan media sosial Facebook sejak akhir tahun 2018. Saat media lain belum sibuk dengan berita portal dan video, kami begitu concern pada fase ini.
Di sisi bisnis, pemasaran produk bukan lagi hanya koran, tetapi juga portal dan video. Tim bisnis turut berinovasi dengan memainkan event organizer sebagai inventori baru.
Sementara portal dan video mengencang, Tribun menyadari senjakala koran tetapi tak menyisihkannya. Spirit “The Last Standing Newspaper” tertanam di benak setiap kru. Selain Liputan Khusus, rubrik Wawancara Eksklusif rutin mewarnai wajah halaman depan.
Dalam satu dekade, Tribun menanjak sebagai referensi informasi masyarakat, pengambil kebijakan, pelaku bisnis, dan elemen sipil. Kami juga berinovasi, tak duduk manis di tengah pergerakan digitalisasi, karena diam hanya akan tenggelam perlahan.
Audio Visual
Pandemi Covid-19 meruyak pada tahun 2020. Ini ujian besar bagi semua lini, termasuk industri media dan Tribun Jambi sendiri. Bergesernya pola konsumsi informasi yang semakin audio visual menuntut adaptasi progresif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Pemred-Tribun-Jambi.jpg)